• 1

Eko Patrio Berurusan dengan Polisi

Eko Patrio Berurusan dengan Polisi




Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Patrio

Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal dengan Eko Patrio ketika dikejar media (Foto: Antarafoto)
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Eko Hendro Purnomo, mendapatkan panggilan dari Badan Reserse Kriminal Markas Besar (Bareskrim Mabes) Polri, Jakarta. Pemanggilan itu terkait dengan pernyataan Eko di media sosial yang diduga menyebut bahwa pengungkapan bom di Bekasi adalah pengalihan isu. Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Boy Rafli Amar membenarkan, pada Kamis (15/12), pria yang kerap disapa Eko 'Patrio' itu diminta untuk datang ke Bareskrim Mabes Polri. "Ada yang ingin diminta keterangan saja dari beliau (Eko)," ujar Irjen Boy Rafli Amar, ketika dihubungi wartawan melalui pesan singkat. Berdasarkan pantauan kumparan di Gedung Bareskrim Mabes Polri, sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB, Eko tidak terlihat menghadiri pemanggilan pada hari ini. Sementara itu, saat kumparan coba hubungi Eko, belum mendapatkan respon. 

Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Patrio

Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal dengan Eko Patrio ketika memberikan keterangan pada awak media. (Foto: Antarafoto)
Menurut informasi dari surat yang beredar di kalangan wartawan, terdapat pemanggilan yang ditujukan kepada Eko Hendro Purnomo alias Eko 'Patrio', perihal Undangan Wawancara.  Dalam surat tersebut dijelaskan, ada laporan polisi bernomor LP/1233/XII/2016/Bareskrim tanggal 14 Desember 2016 atas nama pelapor Sofyan Armawan tentang dugaan tindak pidana Kejahatan terhadap Penguasa Umum dan atau UU ITE yang dilakukan oleh seorang anggota DPR.  Rujukan lain adalah surat perintah penyelidikan Nomor: Sp.Lidik/1959-Subdit IXII/2016/Dit Tipidum tanggal 14 Desember 2016. Sehubungan dengan rujukan tersebut, kemudian anggota DPR dari fraksi PAN itu diundang hadir ke Bareskrim Polri pada Kamis (15/12) pukul 10.00 WIB. 
Sementara itu, ketika kumparan coba mengkonfirmasi Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Agus Andrianto, juga belum memberikan jawaban.

HiburanNewsSelebritiEko PatrioUU ITE

500

Baca Lainnya