Pencarian populer

Rossi Mulai Frustrasi dengan Performa Motor Yamaha

Valentino Rossi (Foto: Motogp)

Latihan bebas kedua MotoGP pada Grand Prix Jepang di Sirkuit Motegi, Jumat (13/10/2017), diwarnai dengan hujan deras yang turun pada sesi pertama dan kedua.

Namun, kondisi lintasan yang basah tidak menghalangi Andrea Dovizioso untuk keluar jadi pebalap tercepat di sesi kedua. Dovizioso membuat catatan waktu 1:54,877 detik pada sesi tersebut. Ia pun berhak menempati urutan teratas, disusul Marc Marquez di urutan kedua dengan catatan waktu 1:54,920. Sementara itu, posisi ketiga dan keempat ditempati oleh Aleix Espargaro dan Jorge Lorenzo.

Sedangkan nasib dua pebalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, di dua sesi latihan pada hari ini terbilang sial. Baik Rossi maupun Vinales sama-sama menuai hasil tidak maksimal. Rossi berada di posisi ke-12 dan Vinales di posisi ke-11 pada sesi kedua dan, sebelumnya, posisi ke-19 dan 9 pada sesi pertama.

Dengan hasil ini Rossi kembali menegaskan bahwa motornya, Yamaha YZR-M1, punya masalah besar. Ia sempat mengungkapkan hal yang sama pada GP Catalunya. Sama seperti sebelumnya, Rossi mengeluhkan masalah pada bagian belakang motor.

Yamaha sendiri sudah melakukan perubahan sasis di GP Silverstone pada motor Roosi dan Vinales. Mereka mencoba memperbaiki problem di bagian belakang saat di lintasan kering dengan mengadopsi bagian belakang musim lalu. Namun, menurut Rossi, perbaikan itu tidak berjalan ketika melintas di lintasan yang basah.

"Kami mencoba melakukan banyak hal dengan motor tapi kami dalam masalah, dan kami tidak mengerti mengapa, karena tahun lalu saya sangat kompetitif di lintasan basah. Saya merasa nyaman dengan motor lama, tapi tahun ini kami sedang kesulitan. Aneh sekali," ungkap Rossi seperti dilansir Crash.

"Kami mencoba untuk memodifikasi, tapi pada akhirnya kami cukup jauh peringkat atas dan motornya sulit dikendarai dan secara umum masalahnya sama seperti di lintasan kering. Kami tidak memiliki 'pegangan' di belakang," lanjut Rossi.

Rossi juga menjelaskan bahwa dengan kembali ke sasis tahun lalu tidak akan serta merta membuat masalah pada motor Yamaha selesai, hal ini karena ada perubahan yang dilakukan pada musim 2017.

Rossi pun frustrasi akan musim balapan di tahun ini. Terlebih, saat ini Rossi tercecer di urutan kelima klasemen sementara. Pebalap Italia ini terpaut 56 poin dari Marquez yang berada di puncak klasemen. Dengan hanya empat seri balapan yang tersisa, kans Rossi untuk mengejar perolehan poin Marquez memang berat.

"Saya mencoba sasis 2016 di awal musim, tapi sangat sulit untuk membuat (motor) persis seperti tahun lalu karena mesinnya berbeda, joknya berbeda. Jadi pada akhirnya mungkin saya tidak akan pernah mencobanya," tutur Rossi.

"Jika Anda melihat data dari motor lama, itu akan menimbulkan sebuah rasa frustrasi yang besar. Jadi kita perlu mencoba untuk mengerti hal itu , terutama untuk tahun depan."

"Kami cukup khawatir karena hari ini kami melakukan banyak modifikasi, tapi akhirnya tidak berjalan," kata Rossi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: