kumparan
6 Agu 2017 15:52 WIB

Seluruh Wilayah di Indonesia Bisa Menikmati Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana Bulan. (Foto: Pixabay)
Kabar gembira bagi para penikmat keindahan langit malam.
BMKG melansir, akan terjadi Gerhana Bulan Sebagian (GBS) pada Senin malam hingga Selasa, 7-8 Agustus 2017, dini hari.
ADVERTISEMENT
Istimewanya, Gerhana Bulan Parsial ini dapat diamati dengan mata telanjang dan tentu saja, tidak berbahaya sama sekali. Selain itu, Gerhana Bulan Sebagian kali ini adalah satu-satunya gerhana yang dapat dilihat dan dinikmati oleh masyarakat di seluruh wilayah Indoensia tahun ini.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua LAPAN, Thomas Djamaluddin, bahwa tidak ada karakteristik khusus dari suatu tempat untuk bisa melihat fenomena ini.
"Semua wilayah yang bisa melihat purnama, juga bisa melihat gerhana bulan," kata Thomas saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Minggu (6/8).
Bahkan masyarakat yang berada di perkotaan seperti Jakarta, Bandung, hingga Surabaya sekalipun bisa menikmati Gerhana Bulan Sebagian yang terjadi esok.
"Di semua daerah bisa, sama saja. Karena purnamanya cukup terang. Gerhana yang agak gelap akan tampak kontras dengan purnama yang cukup terang," ungkap Thomas.
Malam langit gelap (Foto: Facebook: LAPAN RI)
Selain itu, LAPAN juga mengimbau kepada masyarakat melalui program "Malam Langit Gelap" dalam rangka Hari Keantariksaan yang mengajak seluruh masyarakat untuk mematikan lampu luar selama satu jam saja, mulai pukul 20.00-21.00 pada hari ini, Minggu (6/8).
ADVERTISEMENT
Malam Langit Gelap sendiri adalah upaya membangun kesadaran publik akan pentingnya menjaga keindahan langit dari gangguan polusi cahaya. Di beberapa daerah seperti Bandung dan Surabaya bahkan mengadakan acara khusus untuk memperingati Malam Langit Gelap ini.
Fase Gerhana Bulan Sebagian dari muncul hingga gerhana berakhir diperkirakan memakan waktu 5 jam 4,9 menit, yaitu dimulai pukul 22.48 WIB dan berakhir 03.52 WIB. Sedangkan fase puncaknya, yaitu terjadinya gerhana sebagian hingga berakhir, berlangsung selama 1 jam 56,6 menit.
Kita bisa menikmati keindahan malam dengan mengamati wajah Bulan di langit timur yang tampak gelap dan kawah-kawah yang dimilikinya. Selain itu, di langit barat ada Jupiter, planet terbesar di tata surya yang akan tampak seperti bintang terang.
ADVERTISEMENT
Proses gerhana bulan sebagian (Foto: BMKG.go.id)
Dua pekan setelah fenomena Gerhana Bulan Sebagian ini, posisi Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, sehingga Bulan menghalangi cahaya matahari ke Bumi. Saat itulah akan terjadi Gerhana Matahari Total. Namun sayang fenomena ini tidak bisa diamati di Indonesia, Gerhana Matahari Total tahun ini akan melintasi Amerika Serikat pada 21 Agustus 2017.
Jadi, mari menikmati Gerhana Bulan Sebagian dan keindahan langit malam dengan mendukung program "Malam Langit Gelap".
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·