• 1

Menyerah, Cyanogen Gagal Bunuh Android Google

Menyerah, Cyanogen Gagal Bunuh Android Google



Cyanogen

Cyanogen (Foto: cyngn.com)

Ambisi perusahaan Cyanogen Inc. untuk membunuh sistem operasi Android buatan Google nampaknya tidak pernah tercapai. Sebelum mendapatkan daya tarik besar, sebelum membuat Android yang layak untuk kalangan bisnis, sebelum menggusur Android dari Google, Cyanogen mematikan layanan mereka pada 31 Desember 2016.
Cyanogen merupakan startup yang berdiri pada 2013 dengan penuh ambisi. Mereka ingin membangun sistem operasi Android yang lebih baik dari buatan Google. Mantan CEO Cyanogen, Kirt McMaster, sempat mengatakan pihaknya telah "menodongkan peluru di kepala Google."
Keputusan Cyanogen untuk menghentikan layanan diumumkan lewat sebuah publikasi di blog resmi perusahaan pada Jumat (23/12).
"Sebagai bagian dari konsolidasi yang sedang berlangsung dari Cyanogen, semua layanan dan dukungan dari Cyanogen akan dihentikan paling lambat 31/12/2016. Proyek open source dan kode sumber akan tetap tersedia bagi siapa saja yang ingin membangun CyanogenMod pribadi," tulis Cyanogen.
Itu berarti semua perangkat yang menjalankan sitem operasi Cyanogen, termasuk OnePlus One dan Lenovo Zuk Z1, tidak akan mendapatkan pembaruan lebih lanjut dan harus pindah ke peranti lunak terbuka CyanogenMod ROM, yang merupakan sistem operasi non-komersial dan dikembangkan oleh komunitas pengembang pimpinan Steve Klondik. Ia tak lain adalah mantan CEO Cyanogen yang memilih untuk meninggalkan perusahaan.
Komunitas pengembang CyanogenMod berkata bahwa penutupan layanan oleh Cyanogen Inc. ini merupakan "pukulan kematian" CyanogenMod.
Drama di dalam perusahaan Cyanogen belakangan ini seakan tidak pernah berhenti. Mereka melakukan pemutusan hubungan kerja, menutup kantor di Seattle dan melakukan efisiensi sumber daya di Palo Alto, kemudian menunjuk CEO baru.
Cyanogen Inc sekarang dipimpin oleh Lior Tal sebagai CEO, yang berkata pihaknya bakal lebih menarik jika membangun sistem operasi Android Cyanogen yang bisa lebih luas diadopsi pihak ketiga. Program kemitraan baru yang ditawarkan memungkinkan vendor ponsel memilih OS Cyanogen melalui modul dinamis, dengan ROM pilihan lebih besar, Stock Android, atau varian peranti lunak yang dikembangkan lebih lanjut.
Langkah macam ini secara tak langsung menyatakan Cyanogen menyerah untuk membunuh Google dan beradaptasi hidup di dunia Google.

TeknologiCyanogenGoogle AndroidSistem Operasi

500

Baca Lainnya