• 3

Mark Zuckerberg Pamer 'Jarvis' Suara Morgan Freeman

Mark Zuckerberg Pamer 'Jarvis' Suara Morgan Freeman



Mark Zuckerberg, CEO Facebook

CEO Facebook, Mark Zuckerberg ketika berbicara di forum APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) CEO Summit (Foto: Reuters)

Usaha Mark Zuckerberg membangun teknologi asisten pribadi bernama Jarvis mulai dipamerkan ke publik. Dia tak segan memperlihatkan soal bagaimana Jarvis bekerja dan memeberi tahu suaranya, yang ternyata mirip suara aktor Morgan Freeman.
Dalam publikasi video yang diunggah di Facebook, Mark Zuckerberg memperlihatkan dirinya berbincang dengan Jarvis yang diprogram sendiri olehnya dalam 100 jam ketika ada waktu luang selama setahun terakhir.
Suara laki-laki pada Jarvis itu diakui banyak pihak mirip dengan Morgan Freeman yang punya karakter suara berat tetapi menenangkan.


Dalam sebuah wawancara dengan Fast Company, Zuckerberg mengkonfirmasi bahwa suara Jarvis adalah benar diisi oleh Morgan Freeman. Ide itu terinspirasi dari 50.000 komentar di Facebook dan Freeman keluar sebagai pilihan untuk menggantikan standar suara robot perempuan yang berinteraksi dengan keluarga.
Facebook dan Zuckerberg belum menjelaskan lebih lanjut soal keuangan terkait keterlibatan Freeman dalam proyek kecerdasan buatan pribadinya.
Seorang profesor ilmu politik dari Universitas Miami, Casey Klofstad, mengaku tak heran dengan pilihan Zuckerberg terhadapp Freeman yang juga sangat penting terpilih untuk jadi pengisi suara. "Karena suaranya dianggap dominan, sosok laki-laki yang kuat," katanya seperti dikutip Fast Company.
Kemampuan Jarvis
Zuckerberg merancang Jarvis untuk melayaninya di rumah termasuk memutar musik, menghidupkan lampu, mengenali pengunjung, serta membukakan pintu.
Sejumlah teknik deteksi diterapkan pada Jarvis, termasuk bahasa, pengenalan wajah, dan pengenalan suara.
Apa yang dilakukan Zuckerberg ini sebenarnya menandingi produk Google Home dan Amazon Echo yang dirancang untuk pusat instruksi rumah pintar.
Zuckerberg menemukan banyak tantangan dalam menjalankan proyek ini, mulai dari masih langkanya perangkat rumah tangga yang terkoneksi internet hingga sulitnya menghubungkan fungsi pengenalan suara yang dapat dipahami oleh mesin.

TeknologiMark ZuckerbergKecerdasan BuatanFacebook

500

Baca Lainnya