• 1

Android dan Mercury, Napas Terakhir Bisnis Ponsel BlackBerry

Android dan Mercury, Napas Terakhir Bisnis Ponsel BlackBerry



Ponsel Pintar BlackBerry

Ponsel Pintar BlackBerry (Foto: Regis Duvignau/REUTERS)
BlackBerry telah mendeklarasikan diri untuk berhenti merancang dan memproduksi ponsel pintar secara mandiri. Yang tersisa sekarang tinggal produk-produk generasi akhir yang sayang jika dikubur begitu saja.
Generasi terakhir ponsel yang dirancang sendiri oleh BlackBerry, entah kebetulan atau tidak, semuanya berbasis Android. Mereka adalah BlackBerry Priv, DTEK50 (Neon), dan DTEK60 (Argon). Ternyata, BlackBerry dilaporkan masih memiliki satu ponsel Android bernama DTEK70 atau Mercury yang menandai napas terakhirnya di industri ponsel.
Menurut laporan The Verge, BlackBerry Mercury mempertahankan desain papan ketik alias keyboard fisik QWERTY dan siap dilepas ke pasar pada kuartal pertama tahun 2017.
Ponsel ini diperkuat dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 821 SoC, RAM 3 GM, memori internal 32 GB, dan layar berukuran 4,5 inci. Sejauh ini belum ada informasi soal kapasitas baterai tetapi ponsel ini menurut beberapa laporan akan dibekali dengan waktu hidup baterai yang panjang.
Sejumlah laporan mengatakan BlackBerry akan mengumumkan kehadiran Mercury dalam pameran produk teknologi CES (Consumer Electronics Show) 2017 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Kabar ini makin kuat setelah Steve Cistulli, Presiden TCL Communication Amerika Utara, menyatakan bahwa warisan BlackBerry akan hadir di CES.
"Kami akan mengumumkan beberapa hal di CES terkait perencanaan, menunjukkan warisan dari brand ponsel BlackBerry, juga memperlihatkan untuk pertama kalinya ponsel BlackBerry yang kami ciptakan," ujar Cistulli.
Lisensi Merek Global
TCL menjadi pihak yang kini memegang lisensi atas merek ponsel BlackBerry secara global setelah pada September lalu BlackBerry mengumumkan berhenti membuat ponsel dan fokus terhadap layanan serta peranti lunak yang mendatangkan uang lebih banyak.
Dalam kesepakatan, TCL akan mendesain, membuat, menjual, dan memberi layanan konsumen untuk perangkat ponsel bermerek BlackBerry. Kesepakatan ini akan berlaku secara global, namun tidak berlaku di Indonesia, India, Sri Langka, Nepal, dan Bangladesh, karena BlackBerry telah menunjuk perusahaan lokal untuk memproduksi ponsel merek BlackBerry di negara tersebut.
Di Indonesia, BlackBerry telah menandatangani kesepakatan lisensi dengan BB Merah Putih, untuk memproduksi, mendistribusikan, dan memberi layanan ponsel merek BlackBerry bagi pasar Indonesia. Dengan kerja sama lisensi merek ini BlackBerry akan tetap mendapatkan uang dari bisnis peranti keras.
BB Merah Putih merupakan perusahaan patungan yang dipimpin oleh perusahaan perangkat telekomunikasi PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk, yang berafiliasi dengan perusahaan telekomunikasi milik negara, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom).

SmartphoneTeknologi AndroidBlackBerry

500

Baca Lainnya