• 1

Upload Video Anjing Lakukan Hormat Nazi, YouTuber Didenda Rp 15 Juta

Upload Video Anjing Lakukan Hormat Nazi, YouTuber Didenda Rp 15 Juta


YouTuber Mark Meechan

YouTuber Mark Meechan. (Foto: Andrew Milligan/PA via AP)
Seorang pria bernama Mark Meechan (30) atau dikenal juga dengan akun YouTube Count Dankula dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindakan yang sangat ofensif oleh pengadilan Skotlandia. Akibat ulahnya, kini ia tengah menunggu vonis dijatuhkan.
Tindakan dari Meechan memang terbilang ceroboh. Ia harus membayar sebesar 800 poundsterling atau setara dengan Rp 15,6 juta gara-gara mengunggah sebuah video yang menunjukkan seekor anjing pug melakukan salam ala Nazi.
Aksi itu dilakukan sang anjing dengan mengangkat tangannya setiap kali mendengar kalimat seperti "Gas the Jew" dan "Sieg Heil", sebagaimana dilansir Sky News.
Meechan ditahan setelah polisi menerima video ofensif tersebut yang telah dilihat lebih dari 3 juta kali di YouTube. Berdasarkan keputusan pengadilan Airdrie Sheriff di Lanarkshire pada bulan Maret, Meechan terbukti bersalah karena telah mengunggah video yang "sangat ofensif, anti-semit, dan rasis".
Pemilik akun YouTube Count Dankula ini mengaku tidak bersalah. Ia menjelaskan bahwa ia mengunggah postingan tersebut karena ingin meledek kekasihnya dan mengklaim bahwa yang ia lakukan adalah aksi kebebasan dalam berbicara.
Puluhan pendukung Meechan termasuk pemimpin English Defence League, Tommy Robinson, berunjuk rasa di luar gedung pengadilan pada hari Senin (23/4) untuk membela Meechan.
Meechan, yang memang seorang YouTuber dan rajin memposting video di akunnya, dihukum dengan dakwaan kejahatan yang melanggar Undang-undang Komunikasi dan diperparah dengan isu SARA.

YouTuber Mark Meechan

YouTuber Mark Meechan. (Foto: Andrew Milligan/PA via AP)
Namun, Kepala Polisi Dere O'Carrol mengatakan meskipun semua orang memiliki kebebasan berbicara, hukum juga memiliki batas tentang hak tersebut apalagi di negara yang menganut sistem demokrasi.
Diketahui Meechan melatih anjing pug yang bernama Buddha untuk melakukan salam hormat Nazi. Video tersebut kemudian diunggah ke dalam akun YouTube-nya pada tahun 2016 yang kemudian mendapatkan respons dari penonton bahwa konten tersebut dianggap menyebarkan ujaran kebencian.

TeknologiYouTubeYoutuberNAZI

presentation
500

Baca Lainnya