Buzz
·
7 Juni 2021 8:56
·
waktu baca 1 menit

Mau Apa Usai Pandemi? Ya, Ngantor Dong!

Konten ini diproduksi oleh Ahmad Fawwaz Usman
Mau Apa Usai Pandemi? Ya, Ngantor Dong! (40751)
Benar apa yang dibilang banyak orang. Tatanan dunia telah berubah total setelah petinggi Sunda Empire Rangga Sasana ditangkap. Tak lama setelah Lord Rangga diamankan, Virus Corona pun datang menyerang.
ADVERTISEMENT
Jokes tersebut sempat bertebaran di linimasa saat COVID-19 baru-baru tiba di Indonesia. Tapi itu memang benar adanya. Corona telah mengubah segala kebiasaan dan cara hidup manusia di seluruh dunia.
Berjabat tangan, kumpul bareng rekan, hangout ke kafe, dan segala kegiatan yang berpotensi banyak orang menjadi hal yang diharamkan, khususnya di awal-awal masa pandemi. Ditambah, sebagian perkantoran pun menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) sejak Maret 2020, termasuk kumparan.
Sejak itu, rutinitas yang biasa saya jalankan pun berubah total. Saya yang orangnya hobi ke sana ke mari dipaksa hanya diam di rumah karena situasi ini. Sebagian besar waktu pun dihabiskan dengan rebahan di kasur sambil menatap layar gadget yang saya punya.
ADVERTISEMENT
Memang benar, sejak pandemi datang, ada banyak kebiasaan baru untuk melepas penat. Mulai dari nonton series di Netflix hingga bermain game online. Tapi, itu semua tetap tak bisa menggantikan nikmatnya ngobrol dengan seseorang sambil bertatap muka secara langsung.
Jadi, kalau ditanya mau apa usai pandemi, jawaban saya ingin kembali menjalani rutinitas seperti dulu. Berangkat ke kantor menembus macet, minum kopi sambil gibahin orang di warung depan kantor, menggoda teman yang kerjanya kelewat serius, bermain tenis meja selepas Magrib, hingga menghabiskan waktu sampai malam agar pulang ke rumah tidak lagi harus bermacet-macetan.
Saya ingin kembali merasakan nikmatnya dan semangat yang menggebu-gebu saat Jumat tiba. Biasanya, sejak Jumat siang saya sudah menanyakan satu per satu teman saya soal di mana kita akan menghabiskan waktu pada malam harinya. Tak seperti selama pandemi, saat Jumat tiba, tidak ada perasaan antusias yang besar. Toh waktu libur juga bakal lebih banyak dihabiskan di rumah.
ADVERTISEMENT
Mudah-mudahan semua keinginan tersebut bisa terwujud dalam waktu dekat. Mudah-mudahan juga program vaksinasi yang telah diikuti karyawan kumparan memperbesar peluang untuk kembali menerapkan metode work from office. Meski banyak yang bilang lebih enak kerja dari rumah, hal tersebut tidak berlaku untuk saya.