Panglima TNI-Kepala Staf Temui Prabowo, Lapor Program Listrik Papua-Pipanisasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kunjungan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Wakil Panglima Jenderal TNI Tandyo Budi, serta Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6). Foto: Instagram/@sekretariat.kabinet
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kunjungan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Wakil Panglima Jenderal TNI Tandyo Budi, serta Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6). Foto: Instagram/@sekretariat.kabinet

Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan para Kepala Staf Angkatan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (9/6).

Dalam pertemuan itu, Panglima TNI dan jajaran Kepala Staf melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang dilaksanakan oleh TNI.

"Termasuk capaian program yang secara langsung mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," demikian keterangan unggahan Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

Prabowo didampingi oleh Mensesneg Prasetyo Hadi, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Kepala BIN Herindra, dan Wamenhan Donny Ermawan.

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kunjungan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Wakil Panglima Jenderal TNI Tandyo Budi, serta Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6). Foto: Instagram/@sekretariat.kabinet

Hadir pula dalam pertemuan itu Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAU Marsekal Tonny Harjanto, hingga Aster KSAD Mayhen Rachmad Zulkarnaen,

Ada sejumlah program TNI AD yang menjadi pembahasan dalam pertemuan itu. Salah satunya, perkembangan program listrik masuk Papua, khususnya di wilayah pegunungan yang hari ini telah menjangkau 200 desa.

Lalu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan desa-desa di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini jumlahnya sudah hampir 2.000 titik.

"Program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih juga terus ditingkatkan. Hingga Juni 2026, jumlah titik pembangunan telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga," sambungnya.

instagram embed

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak juga melaporkan perkembangan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit.

"Melalui berbagai program tersebut, TNI terus berkontribusi dalam memperkuat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil," ucapnya.