Bola & Sports

AFC Cup 2020: Bali United Takluk 1-2 dari Svay Rieng

Pemain Bali United di kandang Svay Rieng untuk AFC Cup, National Olympic Stadium, Kamboja. Foto: Twitter/@BaliUtd

Bali United secara mengejutkan takluk dari wakil Kamboja, Svay Rieng, di laga pekan kedua Grup G AFC Cup 2020, Selasa (25/2/2020) malam WIB. Bermain di National Olympic Stadium, Kamboja, Bali United kalah dari tuan rumah dengan skor 1-2.

Dua gol Svay Rieng dicetak oleh Hoy Phallin (12') dan Jean Marie Privat (19'). Bali United hanya mampu membalas satu kali lewat sepakan Ilija Spasojevic (59').

***

Pelatih Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra, menggunakan skema 4-2-3-1 andalannya untuk laga ini. Ilija Spasojevic menjadi ujung tombak. Ia disokong oleh trio Paulo Sergio, M. Rahmat, dan Melvin Platje.

Kapten tim, Fadil Sausu, menjadi double pivot di lini tengah bersama Brwa Nouri. Sementara, Gavin Kwan Adsit, Willian Pacheco, Haudi Abdillah, dan Ricky Fajrin bertugas untuk menjadi tembok yang melindungi gawang Bali United yang dijaga oleh Nadeo Argawinata.

Transisi dari menyerang ke bertahan menjadi masalah utama Bali United di babak pertama. Bali berhasil mondominasi bola dan melancarkan serangan. Sergio bahkan sanggup memaksa kiper Svay Rieng, Om Outdom, untuk melakukan penyelamatan saat laga baru berlangsung empat menit.

Namun, Bali United tampak lupa untuk bertahan. Mereka kocar-kacir ketika Svay Rieng melakukan serangan balik. Lewat skema tersebut, Hoy Phallin mencetak gol di menit ke-12. Pemain yang berposisi di sayap kiri tersebut memanfaatkan cut-back yang dikirim Privat.

Omong-omong soal Privat, pemain sayap kanan asal Kamerun itu mencetak gol kedua Svay Rieng setelah gol pertama mereka. Lagi-lagi berasal dari serangan balik, Privat lepas dari kawalan dan melepaskan tembakan kencang yang tak mampu dibendung Nadeo.

Dua gol cepat Svay Rieng itu membuat mental Bali United remuk. Privat terus memperdaya Pacheco dkk. Sepakan Privat di menit ke-32 bahkan membentur mistar gawang Nadeo. Untungnya, rekan setimnya tak tampil sebaik dirinya.

Memasuki pengujung babak pertama, Bali United berhasil mencetak gol via sepakan Spasojevic. Namun, gol tersebut dianulir setelah penyerang naturalisasi itu sudah berada dalam posisi offside terlebih dahulu.

Bali United jelas tak ingin pulang ke Indonesia tanpa membawa poin. Oleh karena itu, mereka segera menggebrak setelah sepak mula babak kedua.

Berbagai peluang, utamanya dari set-piece, didapatkan. Keunggulan fisik Spasojevic dan Pacheco memang perlu dimaksimalkan. Namun, penampilan Outdom di bawah mistar gawang Svay Rieng impresif sehingga peluang-peluang tersebut mentah.

Meski demikian, pertahanan Outdom akhirnya jebol juga. Di menit ke-59, Spasojevic mencetak gol lewat sontekan di mulut gawang lawan. Spasojevic memanfaatkan bola rebound hasil tepisan Outdom terhadap sundulannya.

Anehnya, serangan Bali United mengendur setelah gol Spasojevic itu. Padahal, mereka butuh dua gol lagi untuk meraih tiga poin.

Pertandingan antara Bali United dan Svay Rieng. Foto: Twitter/@BaliUtd

Akibat intensitas serangan yang menurun itu, Bali United tak kunjung mencetak gol kedua. Peluang emas baru datang di menit ke-90, ketika Stefano Lilipaly melepaskan sontekan dari depan gawang. Sialnya, bola masih melambung di atas mistar gawang Svay Rieng.

Selang berapa detik setelah peluang Lilipaly, Svay Rieng nyaris mencetak gol ketiga. Namun, lagi-lagi, sepakan Privat mengenai tiang gawang Bali United.

Alhasil, tak ada gol tercipta. Bali United kalah dari Svay Rieng dengan skor 1-2.

Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan