Bola & Sports
1 April 2020 5:06

Hasrat Theo Wujudkan Hernandez Bersaudara di AC Milan

Theo Hernandez pembelian tersukses Milan musim 2019/20. Foto: AFP/Miguel Medina

"Sangat mengesankan, kami berharap para penggemar akan selalu mendukung kami sampai akhir."

Theo Hernandez tak bisa menyembunyikan kebahagiannya di AC Milan. Wajar saja, bersama Rossoneri dia menemukan form terbaik sepanjang kariernya.

Hernandez sukses mencetak 5 gol dari 22 penampilannya di Serie A. Jumlah itu hanya terpaut satu gol dari Ante Rebic sebagai topskorer Milan sejauh ini. Ini jelas pencapaian fantastis mengingat Hernandez beroperasi sebagai full-back.

Theo Hernandez resmi bergabung dengan AC Milan. Foto: Instagram/@acmilan

Meski bermain lebih dalam, Hernandez diberi kewenangan lebih untuk membantu serangan oleh Stefano Pioli. Itulah mengapa rata-rata umpan kuncinya mencapai 1,2 per laga --tertinggi ketiga setelah Samu Castillejo dan Hakan Calhanoglu yang ngepos sebagai winger. Kuantitas assist-nya juga lumayan karena sudah menyentuh angka 2.

Meski demikian, Hernandez mengaku masih perlu mengembangkan aspek bertahan. Di sepak bola modern ini full-back dituntut mampu mengemban peran kompleks, yakni bertahan dan menyerang dengan sama baiknya.

"Saya masih muda dan harus banyak belajar, tetapi saya ingin meningkatkan terutama pada fase defensif, di mana saya memiliki lebih banyak kesulitan, tetapi saya meningkat hari demi hari," kata Hernandez dilansir dari situs resmi klub.

Theo Hernandez tampil produktif sebagai bek kiri Milan. Foto: AFP/Miguel Medina

Hernandez ibarat oase di tengah kegagalan Milan melantai pada bursa transfer tiga musim terakhir. Tak sedikit rekrutan mereka yang berakhir zonk. Sebut saja Gianluca Lapadula, Leonardo Bonucci, Andre Silva, dan Ricardo Rodriguez yang gagal memenuhi ekspektasi klub.

Dua nama awal telah dilepas. Sementara Silva serta Rodriguez dipinjamkan ke Eintracht Frankfurt dan PSV Eindhoven.

Leonardo Bonucci gagal moncer di Milan. Foto: Reuters/Stefano Rellandini

Ngomong-ngomong soal transfer, Hernandez punya hasrat untuk mengajak kakaknya, Lucas Hernandez, untuk bermain di Milan. Ya, keduanya pernah bermain di tim yang sama semasa berada di tim junior Atletico Madrid.

Hernandez sendiri tak sempat masuk ke tim utama Atletico. Dia dipinjamkan ke Alaves dan kemudian digaet Real Madrid di periode 2017/18. Sementara Lucas jadi penggawa reguler Atletico sebelum akhirnya hengkang ke Bayern musim panas lalu.

“Itu akan menjadi mimpi, kami melakukannya di tim junior saat kami masih anak-anak. Saya berharap untuk bermain bersama lagi di masa depan. Jika dia di AC Milan, itu bakal jadi lebih baik,” ujar Hernandez.

Lucas Hernandez dan Theo Hernandez. Foto: Ronny Hartmann & Miguel Medina / AFP

Eh, bukan tak mungkin mimpi Theo Hernandez bakal terealisasi. Setidaknya, Lucas bakal dipinjamkan Bayern ke Milan dengan status pinjaman plus opsi pembelian permanen.

Pasalnya, Lucas kini kesulitan menembus ring satu Bayern usai mengalami cedera panjang. Lagipula Die Rotten masih punya beberapa bek sentral kompeten macam Niklas Suele, David Alaba, Jerome Boateng, Javi Martinez, serta Benjamin Pavard.

---

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!

loading...

Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan