Bola & Sports

Manchester United Tertahan di Kandang Club Brugge

Ole Gunnar Solskjaer. Foto: Reuters/Toby Melville

Manchester United cuma pulang dengan hasil imbang dari kandang Club Brugge, Jumat (21/2/2020). Pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa itu, 'Iblis Merah' ditahan 1-1. Mereka malah tertinggal duluan via gol Emmanuel Dennis di menit 14. Untungnya, Anthony Martial berhasil menyamakan kedudukan pada menit 36.

Ole Gunnar Solskjaer menyimpan personel utamanya dalam lawatan kali ini. David De Gea, Fred, Aaron Wan-Bissaka, dan Bruno Fernandes dicadangkan. Pun demikian dengan rekrutan baru United, Odion Ighalo.

Pos lini depan diserahkan kepada Anthony Martial. Disusul Jesse Lingard dan Juan Mata. Sebagai tandem Nemanja Matic, Solskjaer mengutus Andreas Pereira.

Beralih ke kubu Brugge. Emmanuel Dennis masih jadi tumpuan di lini depan. FYI, pemain asal Nigeria itu pernah mengukir brace ke gawang Real Madrid pada fase grup Liga Champions 2019/20.

Untuk lini kedua, Philippe Clement bersandar kepada Hans Vanaken. Gelandang berusia 27 tahun itu merupakan topskorer Brugge di Jupiler League (Liga Primer Belgia).

Brugge tampil ofensif di awal-awal babak pertama. Kecepatan dan longball jadi senjata mereka buat melumpuhkan pertahanan United.

Hasilnya tokcer. Brugge berhasil mencetak gol di menit 14. Diawali dari umpan Simon Mignolet, Dennis kemudian sukses memenangi duel dengan Brandon Williams. Dengan cerdik dia melepaskan tendangan chip yang tak mampu dijangkau Sergio Romero.

Lesakan Dennis itu memicu semangat juang Brugge. Mereka bahkan nyaris saja menambah keunggulan 3 menit berselang. Beruntung bagi United, sepakan Mats Rits masih bisa diblokir Victor Lindeloef.

United bukannya nihil ancaman. Melalui Pereira, mereka berhasil melepaskan tembakan tepat sasaran. Meski, ya, masih bisa diamankan oleh Mignolet.

Gol yang ditunggu-tunggu United akhirnya tercipta di menit 36. Adalah Martial yang jadi aktornya. Lesakan itu dibuatnya via solo-run usai mencuri bola dari Brandon Mechele.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua tak berjalan baik buat United. Mereka masih kesulitan menembus pertahanan Brugge. Alasannya, ya, karena mereka minim gelandang kreatif.

Well, Solskjaer memang telah bereaksi dengan memasukkan Ighalo serta Fred di pertengahan babak kedua. Akan tetapi itu masih belum mengubah keadaan.

Sebaliknya Brugge masih leluasa untuk mengeksploitasi tepi pertahanan United.

Untungnya, Romero tampil lebih baik ketimbang babak sebelumnya. Paling kentara, ya, saat dia berhasil meredam sepakan jarak dekat Dennis.

Gol Anthony Martial tak cukup bawa Manchester United menang atas Club Brugge. Foto: REUTERS/Francois Lenoir

Sadar timnya mengalami kebuntuan, Solskjaer lantas menukar Diego Dalot dengan Bruno. Artinya, kini United memakai tiga gelandang serang sekaligus, Jesse Lingard, Juan Mata, dan Bruno.

Namun, langkah Solskjaer terlambat. Bruno tak punya banyak waktu untuk berkontribusi. Tak ada gol lagi hingga peluit panjang berbunyi. United pun mesti puas dengan skor akhir 1-1.

Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan