Bola & Sports
1 April 2020 6:06

Presiden Barcelona: Kami Tidak Akan Bangkrut Setidaknya sampai Juni

Ekspresi pemain Barcelona selepas laga lawan Slavia. Foto: REUTERS/Albert Gea

Pandemi virus corona membuat klub-klub Eropa puyeng. Penangguhan kompetisi memengaruhi angka penjualan merchandise, tiket, dan hak siar. Pemasukan klub pun menjadi seret. Padahal, mereka masih punya kewajiban untuk memberi upah kepada para pemain dan segenap staf klub.

Itulah mengapa para pemain di beberapa klub melakukan aksi potong gaji. Selain demi memangkas pengeluaran, dana itu juga bisa dialokasikan kepada para staf --sebagaimana yang dilakukan oleh para penggawa Barcelona belum lama ini.

"Situasinya kompleks karena Barcelona tidak memiliki penghasilan Sejak 14 Maret. Namun, kami tidak akan bangkrut (setidaknya) hingga Juni nanti," kata Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu kepada Radio Catalunya.

Suporter Barcelona membentangkan syal. Foto: AFP/Oli Scarff

Lionel Messi cs. telah memutuskan untuk memotong 70% gaji mereka. Langkah ini cukup efektif karena bisa menghemat pengeluaran Barcelona sebesar 16 juta euro atau sekitar 5,75% dari gaji tahunan pemain.

Meski di satu sisi, Bartomeu tak memungkiri bahwa bila situasi sulit ini tak segera berakhir, klubnya bisa saja pailit. Sekuat-kuatnya finansial sebuah klub, bakal runtuh juga andai mereka nihil pemasukan.

Show more

"Jika semuanya tak berjalan normal hingga Juni, maka kami akan mengalami kerugian. Itulah sebabnya kami melakukan penghematan ini," lanjut Bartomeu.

"Tidak mudah memberi angka, tapi kami sudah berhenti menghasilkan banyak uang. Kami sedang meringankan efek dari pandemi ini dan kami berharap bisa bertahan paling lama 60 hari. Ini bukan tindakan pesimistis. Toh, yang dilakukan Barcelona sama seperti yang dilakukan klub-klub besar di Eropa; Bayern Munich, Lyon, Juventus ..."

Duel Bayern Muenchen vs Borussia Dortmund. Foto: REUTERS/Andreas Gebert

Kebangkrutan telah mengintai klub-klub liga top Eropa lainnya. Di Bundesliga ada Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund. Begitu pula dengan raksasa Italia, Juventus.

Premier League juga tak luput dari problem finansial akibat dampak virus corona. Newcastle United jadi korban pertama. Disusul Tottenham Hotspur yang baru saja memangkas 20% gaji pegawai non-pemain mereka.

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!

loading...

Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan