Bola & Sports
29 Maret 2020 2:00

Tolak Potong Gaji karena Virus Corona, 9 Pemain FC Sion Diputus Kontrak

Aksi para pemain FC Sion saat bertanding. Foto: Dok. FC Sion

ESPN melaporkan bahwa FC Sion memutus kontrak 9 pemain karena menolak untuk dipotong gaji. Kebijakan pemotongan gaji ini sendiri merupakan trik tim asal Swiss tersebut untuk mengakali kerugian finansial akibat virus corona.

Seperti liga-liga lain di Eropa, Liga Super Swiss dinyatakan terhenti sementara karena virus corona. Angka kasus virus corona di Swiss telah mencapai angka 13 ribu dan 241 pasien dinyatakan wafat.

Keputusan ini nyatanya menuai kontroversi. Selaku Ketua Asosiasi Pesepak Bola Swiss (SAFP), Lucien Valloni menjelaskan bahwa ini merupakan keputusan yang tak bisa diterima.

"Jika ada suatu krisis, harusnya tim melihat ke para pekerjanya. Bukannya menodongkan senjata dan bilang ke mereka bahwa mereka harus mengambil keputusan dalam 24 jam apakah gaji mereka mau dipotong atau tidak. Ini gila," jelas Valloni.

Aksi para pemain FC Sion saat bertanding. Foto: Dok. FC Sion

"Ini keputusan yang salah dan tak menunjukkan solidaritas. Keputusan ini prematur, dan sebenarnya kami masih mencari solusi yang tepat untuk seluruh pihak," lanjutnya.

Meski begitu, pihak Sion sendiri tetap teguh dengan pendiriannya. Sang Presiden Klub, Christian Constantin, pun menuturkan bahwa 9 pemain itu diputus kontrak karena dipandang egois.

"Tidak ada gunanya mempertahankan pemain yang tak ingin berusaha ketika semua orang tengah berjuang," papar Constantin.

"Saya bilang, gaji mereka yang dipotong itu sebenarnya setara dengan gaji 2 atau 3 suster yang bekerja keras untuk menyelamatkan nyawa manusia di negeri ini," imbuhnya.

***

*kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!

loading...

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan