News
·
30 Juli 2021 5:15
·
waktu baca 1 menit

Arab Saudi Izinkan Wisatawan yang Sudah Divaksin Masuk Mulai 1 Agustus

Konten ini diproduksi oleh kumparan

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

ilustrasi turis muslim ketika di dalam pesawat Foto: shutterstock

Lonjakan kasus COVID-19 yang masih terjadi di sejumlah negara turut berimbas pada kegiatan pariwisata yang mau tak mau harus dihentikan, termasuk di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

Berita baik datang dari Arab Saudi yang kini dikabarkan akan segera memperbolehkan wisatawan asing masuk ke negaranya dengan visa turis. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada Minggu (1/8) nanti.

Pemerintah Saudi juga mewajibkan para pemegang visa turis yang hendak berkunjung ke negaranya untuk terlebih dahulu memperoleh vaksinasi. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi lainnya yaitu hasil tes PCR negatif dan juga surat bukti vaksinasi.

Show more

"Wisatawan yang divaksinasi akan diizinkan masuk tanpa harus dikarantina secara institusional dengan memberikan tes PCR negatif COVID-19 dan sertifikat vaksinasi," ungkap Kementerian Pariwisata Arab Saudi, dikutip dari Reuters, Kamis (29/7).

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Jemaah menjaga jarak sosial dan mengenakan masker, saat melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Selasa (20/7). Foto: Ahmed Yosri/REUTERS

Hanya wisatawan yang telah divaksinasi dengan salah satu dari empat merek vaksin yang diakui Arab Saudi yang boleh berwisata ke negaranya. Vaksin yang diterima adalah Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Johnson & Johnson.

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Jemaah memakai masker melaksanakan tawaf di sekitar Ka'bah, kompleks Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Foto: Saudi Press Agency /via REUTERS

Meski mayoritas warga Indonesia divaksin dengan Sinovac, namun tak sedikit juga yang mendapat vaksin AstraZeneca dan Moderna. Lantas, apakah itu artinya warga Indonesia sudah bisa berlibur ke Arab Saudi?

ADVERTISEMENT

Sayangnya, Indonesia serta delapan negara lainnya, yaitu Afrika Selatan, Argentina, Brasil, India, Lebanon, Mesir, Pakistan, dan Turki, dikenakan travel ban oleh Arab Saudi sejak Februari 2021.

Lonjakan kasus dan penanganan pandemi yang belum terkendali membuat Arab Saudi menutup pintu internasional dari kesembilan negara tersebut.