SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Luhut dan Yenny Wahid Bertemu Dubes Arab Saudi, Lobi Kuota Haji 2021

3 Juni 2021 3:19
·
waktu baca 2 menit

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Yenny Wahid (kanan) saat mendampingi Dubes Saudi, YM Esam AtThagafi dalam pertemuan dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (kedua dari kanan). Foto: Twitter/@yennywahid
Yenny Wahid (kanan) saat mendampingi Dubes Saudi, YM Esam AtThagafi dalam pertemuan dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (kedua dari kanan). Foto: Twitter/@yennywahid
ADVERTISEMENT

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, YM Esam AlThagafi, bertemu dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

ADVERTISEMENT

Pertemuan itu dilaksanakan di kantor Menko Marves pada Rabu (2/6). Selain itu, Yenny Wahid ikut mendampingi Dubes YM Esam.

"Mendampingi dubes Saudi, YM Esam AtThagafi dlm pertemuan dgn menkomarinves," tulis Yenny Wahid dalam akun Twitternya dikutip Kamis (3/6).

Hanya saja, belum ada pernyataan resmi terkait pertemuan ini.

Namun, Yenny Wahid meminta doa kepada seluruh masyarakat agar Arab Saudi bisa memberikan kuota haji 2021 kepada jemaah Indonesia.

"Doakan ya teman2 agar perjuangan kita untuk mendapatkan kuota haji thn 2021 bagi jamaah Indonesia bisa tercapai," tutur Yenny Wahid.

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Jemaah haji melakukan Tawaf terakhir mereka, menandai berakhirnya ibadah haji, di Makkah, Arab Saudi, (2/8). Foto: Kementerian Media Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi akan mengizinkan jemaah dari luar negeri untuk menunaikan haji. Nantinya pelaksanaan haji 2021 akan dilakukan di bawah protokol kesehatan ketat.

Meski begitu, Arab Saudi belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait pelaksanaan haji 2021. Tapi berdasarkan surat edaran Kemenkes Saudi, disebutkan haji 2021 akan diikuti 60 ribu jemaah dengan rincian 15 ribu jemaah dalam negeri dan 45 ribu jemaah luar negeri.

ADVERTISEMENT
Show more

Selain itu, syarat agar bisa masuk ke Arab Saudi dan menjalani haji adalah sudah disuntik dua dosis vaksin. Vaksin yang diperbolehkan oleh Saudi adalah Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson & Johnson.

Sementara Sinovac yang baru mendapat EUL pekan ini belum masuk dalam daftar Saudi. Rencananya, Kemenag akan mengumumkan soal pelaksanaan ibadah haji Kamis (3/6), di Kantor Kemenag.

****

Saksikan video menarik di bawah ini: