Tekno & Sains
22 Juni 2020 11:39

Tak Diberi Alkohol, Monyet Gigit 250 Warga dan Bunuh 1 Orang

Sejumlah monyet liar sedang memakan pisang di Jalanan Kota New Delhi, India, Kamis, (2/4). Foto: Jewel SAMAD / AFP

Seekor monyet di India menerima hukuman penjara layaknya manusia. Ia dihukum kurungan seumur hidup setelah mencelakakan banyak orang.

ADVERTISEMENT

Ada 250 orang digigit oleh monyet tersebut, yang satu orang di antaranya tewas. Hukuman kurungan seumur hidup itu bukan berarti hewan primata ini harus mendekam di penjara manusia, melainkan di kebun binatang Kanpur.

Monyet agresif itu bernama 'Kalua', dan ia bukanlah primata biasa. Kalua, yang tinggal di Mirzapur, India, biasa diberi alkohol dan daging monyet oleh okultis atau dukun setempat.

Namun, setelah sang okultis meninggal, monyet pemabuk itu tak lagi dapat asupan alkohol. Kondisi tersebut membuatnya jadi agresif.

Ilustrasi monyet di India Foto: AFP/Himanshu Sharma

Kalua kemudian memulai rentetan aksi teror kepada orang-orang di Mirzapur. Petugas kehutanan dan kebun binatang pun diperintahkan untuk menangkap monyet pemabuk itu.

Setelah sejumlah upaya, hewan itu akhirnya berhasil ditangkap. Kalua lantas dibawa ke kebun binatang Kanpur dan dihukum kurungan seumur hidup pada pekan kemarin.

ADVERTISEMENT

"Kami menahannya dalam isolasi selama beberapa bulan dan kemudian memindahkannya ke kandang terpisah," kata dokter kebun binatang Mohd Nasir, dikutip Gulf News.

"Tidak ada perubahan dalam perilakunya dan dia tetap agresif. Sudah tiga tahun sejak dia dibawa ke sini, tetapi sekarang telah diputuskan bahwa ia akan tetap berada dalam tahanan sepanjang hidupnya," sambungnya.

Kalua, monyet pemabuk di India. Foto: Dok. Kebun Binatang Kanpur

Kalua saat ini berusia enam tahun. Menurut dokter kebun binatang Kanpur, monyet pemabuk itu akan membahayakan orang-orang ke mana pun dia pergi jika dia dibebaskan. Dia bahkan belum berteman dengan penjaga kandangnya sampai sekarang.

Menurut laporan New York Post, ahli hewan yang memperhatikan Kalua juga mencatat bahwa monyet pemabuk itu tidak hanya kecanduan alkohol, tetapi juga menolak untuk makan sayur dan makanan khas monyet lainnya. Para ahli percaya bahwa perilaku agresif Kalua mungkin akibat cara hidup kanibalisme yang dilatih okultis kepadanya.

ADVERTISEMENT

Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan