• 2

PDIP Siapkan Nama Calon Wakil Ketua DPR

PDIP Siapkan Nama Calon Wakil Ketua DPR



Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat peluncuran buku "Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Menegakkan Keadilan dan Kebhinekaan" (Foto: Rosa Panggabean/Antara)
DPR kini tengah memproses revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3). Pada rapat Badan Legislasi (Baleg) dua hari lalu, DPR sudah merampungkan harmonisasi revisi terbatas UU itu.
Dalam rapat Baleg, seluruh fraksi sepakat menambahkan satu kursi wakil ketua DPR untuk PDI Perjuangan. Pasal yang direvisi terkait penambahan pimpinan DPR adalah Pasal 84 dan 15. Hingga saat ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan masih menggodok sejumlah kader untuk menduduki kursi wakil ketua DPR.
Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi sebagai calon wakil ketua DPR. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kader yang nantinya dipilih harus punya pengalaman yang cukup di DPR.
"Pengalaman itu nomor satu. Misalnya pemahaman soal fungsi legislasi, anggaran di DPR," kata Hasto ketika dihubungi kumparan, Jumat (23/12).
Selain itu, kader yang akan dipilih harus memiliki sikap kepemimpinan dan visioner.
"Sudah harus matang di DPR dan memiliki ideologi kepartaian yang sudah matang," katanya. Ia masih enggan menyebut siapa saja calon kandidat yang dibahas. "Kalau nama belum, pekan depan akan dibahas lagi," katanya.
Saat ini pimpinan Fraksi PDIP adalah Plt Ketua Utut Adianto, Bambang Wuryanto selaku sekretaris, Alex Indra Lukman sebagai bendahara. Utut menjadi anggota DPR untuk periode 2004-2014 dan terpilih kembali untuk 2014-2019.
Sementara itu, Bambang Wuryanto telah menjadi anggota DPR sejak periode 2004-2009. Pada periode 2009-2014, ia juga menjabat sebagai sekretaris fraksi. Alex Indra Lukman baru masuk DPR pada Agustus 2016 untuk menggantikan Damayanti Wisnu Putranti yang terkena kasus korupsi.
Alex Indra Lukman mengatakan proses pemilihan kader yang akan diusulkan menjadi wakil ketua DPR sepenuhnya menjadi wewenang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ia menegaskan tidak ada pembahasan di internal fraksi soal siapa yang disiapkan untuk menjadi pimpinan DPR.


NewsPolitikDPR

500

Baca Lainnya