• 1

Perang Medsos Pilgub DKI: Tim Ahok-Djarot Kendalikan Puluhan Ribu Akun

Perang Medsos Pilgub DKI: Tim Ahok-Djarot Kendalikan Puluhan Ribu Akun



Tim Medsos Ahok Djarot

Kegiatan tim media sosial calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Ahok-Djarot di Rumah Lembang. (Foto: Ananda Wardhiati Teresia)
Bukan rahasia lagi, pasangan calon Ahok-Djarot memiliki pasukan yang solid dan masif di dunia maya. Tweet war atau perang status menjadi hal yang lumrah selama masa kampanye Pilgub DKI.
Serangan bertubi-tubi kepada Ahok malah membuat pasukan ini makin agresif berperang di dunia maya. Ribuan akun yang beredar ternyata saling berkoordinasi agar kompak menangkis berbagai serangan untuk Ahok.
kumparan menelusuri cerita di balik tim media sosial Ahok yang misi utamanya menarik simpati netizen. Sejumlah komandan perang diwawancarai untuk mengetahui strategi perang di 'udara'.  
Sadar sang calon gubernur terus menerus jadi sasaran empuk serangan karena “hobi” mengeluarkan pernyataan kontroversial, tim pemenangan Ahok-Djarot mengkoordinasikan puluhan ribu akun medsos.
“Tim Medsos hanya cerminan dari beberapa kelompok. Kelompok itu punya akun medsosnya sendiri. Kalau main hitung-hitungan, kita ada ribuan, puluhan ribu yang kita koordinasikan di medsos,” kata Anggota Tim Pemenangan Ahok-Djarot Bidang Data dan Informasi Hariadhi kepada kumparan di Kawasan SCBD, Jakarta, Senin, (19/12).
Hariadhi mengatakan sejak awal timses Ahok membangun sebuah sistem. Agar efektif, mereka melibatkan kelompok relawan yang sudah punya jaringan kuat dan luas.
“Seperti saya kan komunitasnya Jasmev. Kelompok ini punya sel dan satu orang harus bisa pimpin satu grup,” ungkapnya.
Hariadhi yang menjadi salah satu komandan lapangan perang 'udara' menyebut sejumlah kelompok relawan yang menjadi motor tim media sosial. Selain Jasmev, ada kelompok relawan Badja juga terlibat untuk meramaikan tweetwar.
Menurut dia, seorang leader atau pemimpin harus bisa mengendalikan 100 orang. Dari ratusan, menjadi ribuan, dan akhirnya menjadi puluhan ribu. Seluruh anggota, ujar Hariadhi, tergabung dalam beberapa grup komunikasi.
Isu yang akan ditampilkan di media sosial dibahas pada pagi atau malam hari.
“Lalu kita umumkan ramai-ramai. Trending topic-nya secara alami. Sudah kita siapkan di jam yang ditentukan. Nah, itulah yang jadi trending topic di media sosial,” katanya.
Beberapa contoh pasukan Ahok-Djarot yang rajin melancarkan cuitan di dunia maya adalah:
@jasmev2017, @hariadhi, @Mongol_Stres, @totosmongi, @BamsBulaksumur4, @deyna7475, @honeyannisa, @ProfetikaEkkles, @baciritaID, @fsenewe, @doroii, , @hari2anwar, @‏ledi_indonesia, @fajar_istan.

Hariadhi mengatakan akun dengan ribuan pengikut itu langsung berkoordinasi dengan akun-akun lain yang berada di bawah kendalinya. Sejumlah akun anonim juga menjadi pasukan pembela Ahok seperti @kurawa. Hariadhi mengaku tidak langsung berkoordinasi dengan @kurawa. "Hanya ketemu saja beberapa kali," katanya.
Puluhan ribu akun ini nantinya dikelompokkan sesuai bidang, isu, atau komunitas. “Satu orang nulis, nanti yang lain menyebarkan,” ujarnya.
Akhirnya secara tidak langsung terjadi pembagian tugas di antara mereka. “Misalnya ada yang menjadi influencer, content creator, amplifier, serta buzzer,” kata Hariadhi.
Tim yang terlibat dalam media sosial merupakan relawan yang terlibat sejak Pilgub DKI Jakarta 2012. Misalnya Jasmev. Hariadhi mengatakan anggota tim medsos yang sekarang merupakan tim yang dulu berperang saat Pilgub DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2014.
“Kebiasaan kita setelah 2012 berhenti dulu, lalu 2014 mulai lagi. Lalu selesai, dan sekarang mulai lagi. Kebanyakan kalau dukung Jokowi-Ahok 2012, sekarang dukung Ahok,” katanya.
Juru Bicara Timses Ahok-Djarot Raja Juli Antoni mengatakan relawan Teman Ahok juga mengkoordinasikan tim medsos. Antara satu kelompok relawan dan lainnya, tidak ada sinergi secara formal.
“Tidak semua ada usaha untuk konsolidasi. Misalnya ada beberapa kali pertemuan, hanya koordinasi sebelum menaikkan hashtag tertentu. Ada komandannya sehingga yang diputuskan bisa gerak cepat,” katanya.

Tim Medsos Ahok Djarot

Tim Medsos Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, saat ditemui Kumparan di Jalan Jambu, Jakarta Pusat (Foto: Fahrian Saleh)
Akun resmi pasangan calon Ahok-Djarot:
Facebook: AhokDjarot
Twitter: AhokDjarot
Instagram: ahokdjarot

NewsAhok - DjarotMedia SosialAhokPilgub Jakarta 2017

500

Baca Lainnya