kumparan
16 Mei 2018 9:25

Bank Indonesia Mulai Mengakui Tanda Tangan Digital

Ada perkembangan yang cukup signifikan di industri FINTECH Indonesia. Munculnya para pemain baru di bidang teknologi finansial membuat pemerintah mengantisipasinya dengan regulasi yang ketat.
ADVERTISEMENT
Bank Indonesia (BI) pun turut aktif melakukan pemeriksaan produk dan layanan dari perusahaan FINTECH. Kabar terbaru, Bank Indonesia sepertinya mengakui tanda tangan digital dengan masuknya PrivyID sebagai pendukung teknologi finansial.
PrivyID sudah lolos melalui pemeriksaan Bank Indonesia. Bank Indonesia melakukan pemeriksaan teknologi tanda tangan digital PrivyID, melihat risiko informasi, kondisi keuangan, hingga transaksi yang terjadi.
Menurut Marshall Pribadi, selaku CEO PrivyID, tanda tangan digital dari PrivyID bukanlah sekedar coretan semata karena ada pengawasan dari regulator, yaitu Bank Indonesia.
Nantinya tanda tangan digital ini dapat digunakan sebaagi identitas atau kunci di internet yang berfungsi melindungi akun dan memverifikasi keaslian seseorang atau lembaga. Melihat perkembangan di industri teknologi finansial ini, maka kemungkinan besar di masa mendatang akan ada terobosan yang dilakukan dalam penggunaan tanda tangan digital dan keamanan transaksi.
ADVERTISEMENT
Yah, kita lihat saja nanti.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan