• 2

Antrean Kereta, PT KAI Minta Frekuensi Perjalanan KRL Dikurangi

Antrean Kereta, PT KAI Minta Frekuensi Perjalanan KRL Dikurangi



Stasiun KRL

Suasana stasiun KRL Jabodetabek. (Foto: ANTARA/Andika Wahyu)
Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia (KAI), M Kuncoro Wibowo meminta PT KRL Commuterline Jabodetabek (KCJ) memperpanjang rangkaian gerbong agar bisa mengurangi frekuensi perjalanan kereta. Menurut dia, hal itu dilakukan untuk meminimalisir antrean di berbagai stasiun selama Natal dan Tahun Baru.
"Ada step-step yang kami lakukan untuk itu, seperti PT KCJ tingkatkan panjang kereta, sehingga bisa kurangi jumlah frekuensi perjalanan," ujar Kuncoro di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (25/12).
Kuncoro mengaku sudah berkoordinasi dan membicarakan rekayasa teknisnya dengan PT KCJ. "Di Manggarai itu biasanya tersendat, sekarang ada beberapa jalur kereta yang biasanya tidak di situ, sekarang kami upayakan dibuka," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Vice President Corporate Communication PT KCJ, Eva Chairunnisa, mengatakan pihaknyamemang telah menambah gerbong kereta untuk beberapa perjalanan. "Misalnya Bogor-Kota yang biasanya 10 gerbong, sekarang ada 12 gerbong. Bekasi - Kota yang tadinya 8 gerbong sekarang ada 12 gerbong,” katanya.
Antrean kereta commuter line memang selalu terjadi di Stasiun Manggarai. Dampaknya, perjalanan kereta di beberapa stasiun seperti dari Bogor atau Bekasi juga tersendat hingga 30 menit. Pemerintah saat ini tengah melakukan pembangunan jalur ganda baru dan fisik stasiun agar antrean tidak terjadi. Pembangunan ditargetkan rampaung pada 2019.
Untuk Natal dan Tahun Baru, Eva mengatakan tidak ada penambahan rangkaian maupun perjalanan kereta. Menurut dia, untuk Natal ada 75 rangkaian kereta dan 881 perjalanan. Sementara untuk malam Tahun Baru 2017, hanya akan ada penambahan 21 perjalanan kereta yang akan beroperasi hingga pukul 02.00 WIB.

KeretaStasiunEkonomi

500

Baca Lainnya