Pencarian populer

Penggunaan Campuran Plastik Diklaim Membuat Aspal Lebih Tahan Lama

Perbaikan jalan tol oleh Waskita. (Foto: Instagram: waskita_karya)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menguji coba penggunaan bahan plastik untuk campuran aspal. Selain diklaim membuat aspal lebih tahan lama, inovasi ini juga merupakan langkah pemerintah dalam menekan sampah plastik di Indonesia.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan inovasi campuran plastik untuk aspal tersebut memang lebih mahal dibandingkan aspal biasa. Biayanya, mencapai Rp 1 miliar untuk 1 kilometer

"Satu kilometer itu Rp 1 miliar biayanya. Lebih mahal sedikit (dari campuran lain)," kata Basuki di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (7/7)..

Meskipun biayanya sedikit lebih mahal ketimbang menggunakan campuran lain seperti karet, Basuki mengklaim kualitas aspal dari campuran plastik ini akan lebih kuat dan tahan lama. Namun, sebelum merealisasikannya, Basuki memastikan tim Kementerian PUPR akan melakukan pengukuran lebih mendalam.

"Kualitasnya (hasil aspal campuran plastik) lebih baik dan kuat. Tapi harus tetap diukur, ya lebih fiesibel, lebih baik," ujarnya.

Adapun beberapa negara yang sudah menggunakan inovasi tersebut antara lain adalah Inggris dan India. Di sana, pembangunan jalan sudah menggunakan aspal yang dicampur bahan plastik

Untuk tahun ini, penggunaan aspal dari campuran sampah plastik tersebut akan dicoba direalisa untuk pembangunan jalan di Bekasi, Jawa Barat. Komposisi pemakaian plastik di campuran aspal maksimal sekitar 10 persen.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Kamis,23/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22