• 3

PT KAI dan Perumnas Sediakan Rusun Murah di 3 Stasiun Kereta

PT KAI dan Perumnas Sediakan Rusun Murah di 3 Stasiun Kereta



Rumah Susun

Warga melihat kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerjasama dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) untuk membangun rumah susun tipe studio di Stasiun Bogor, Stasiun Pondok Cina, dan Stasiun Tanjung Barat. Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, mengatakan groundbreaking rencananya akan dilakukan pada Februari 2017.
"Ibu Menteri (Menteri BUMN Rini Soemarno) minta Februari 2017. Kami sedang lanjutkan konsep kerja sama kemudian desain," kata Edi di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (25/12).
Edi mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses status tanah menjadi Hak Guna Bangunan agar bisa dibangun rumah susun. Dia menargetkan proyek pembangunan rumah susun murah tersebut bisa diselesaikan dalam waktu satu tahun. “Itu kalau paralel. Kalau satu -satu, ya bisa tiga atau empat tahun. Tapi dugaan saya paralel, kan, Perumnas juga biasa kerjakan begitu,” katanya.
Pembangunan apartemen murah yang akan dibangun merupakan pengembangan konsep transit oriented development (TOD) dengan memanfaatkan lahan di sekitar stasiun. Berdasarkan siaran pers di situs resmi Perumnas, ada 10 tower dengan total hunian mencapai 5000 unit yang akan dibangun di tiga stasiun tersebut. Rinciannya 6 towe di Stasiun Bogor, 2 tower di Stasiun Tanjung Barat, dan 2 tower di Stasiun Pondok Cina.
Adapun harga apartemen yang akan dipasarkan mulai Rp 6 juta per meter persegi hingga Rp 15 juta per meter persegi dengan status kepemilikan semacam hak pakai selama 30 tahun dan bisa diperpanjang. Adapun investasi untuk pengembangan apartemen tersebut mencapai Rp 2 triliun.

StasiunEkonomi

500

Baca Lainnya