• 0

Sri Mulyani: APBN Sudah Berpihak pada Perempuan

Sri Mulyani: APBN Sudah Berpihak pada Perempuan



Diskusi Peringatan Hari Ibu

Diskusi Peringatan Hari Ibu Bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Aria Pradana)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah menunjukkan keberpihakan terhadap agenda gender. Dia mencontohkan anggaran untuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mendapat dana sekitar Rp 780 miliar.
"Kalau Anda ingat, 2016 itu semua kementerian dan lembaga bahkan pemerintah daerah dipotong anggarannya. Satu-satunya yang saya tidak sentuh adalah Kementerian Pemberdayaan Perempuan, yang anggarannya kami protect," kata Sri setelah menghadiri diskusi dengan beberapa tokoh perempuan tentang APBN di Kompleks Kemenkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/12) malam.
Namun, Sri Mulyani mengatakan APBN yang menyentuh agenda gender tersebut tidak bisa dilihat hanya dari kementerian pemberdayaan perempuan. Dia mengklaim banyak kementerian lain yang juga mendapat anggaran yang sama.
"Jadi kalau hanya diukur dari APBN di angaran Ibu Yohana yang saat ini sekitar Rp 780 miliar. Itu tidak mencerminkan seluruh gender agenda yang ada di dalam seluruh kepemerintahan karena ada yang disalurkan melalui pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ada yang melalui Program Keluarga Harapan (PKH), berbagai macam ya," papar Sri.
Sri Mulyani menggelar diskusi tersebut dalam memperingati hari ibu. Beberapa dari mereka yang hadir adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Hendri Saparini (Ekonom, Komisaris PT Telkom), Yenny Wahid (aktivis dan politisi), Aviliani (Ekonom), Svida Alisjahbana (Femina Group), Frederica Widyasari Dewi (KSEI), Wulan Tilaar (Martha Tilaar), Armida Alisjahbana (Ekonom), Meutia Hatta (Antropolog, Menteri Pemberdayaan Perempuan 2004-2009), Carmelita Hartoto (Andika Lines), Yuyuk Andriati Iskak (KPK), Nurhaida (OJK).

Sri MulyaniEkonomiKeuangan

500

Baca Lainnya