Pencarian populer

Tahun Depan Motor Listrik Nasional GESITS Mulai Diproduksi Massal

Motor Listrik Gesits (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)

Perayaan HUT ke-72 Republik Indonesia menjadi momen besar bagi motor listrik nasional garapan anak bangsa. Hari ini, Jumat (18/8), GESITS dipastikan mulai diproduksi pada kuartal I tahun 2018.

Keinginan agar motor listrik karya anak bangsa ini diproduksi secara masal bisa terealisasi berkat kerja sama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), PT GESITS Technologies Indo (GTI), dan PT WIKA Industri dan Konstruksi.

“Kerja sama industrialiasasi motor listrik GESITS merupakan bentuk sumbangsih PT WIKA untuk berdedikasi, berkontribusi pada pembangunan bangsa,” kata Direktur PT WIKA Industri dan Konstruksi Ferry Hendriyanto dalam sambutannya di kawasan industri Wijaya Karya (WIKA) di Cileungsi, Bogor, Jumat (18/7).

Sementara itu, Rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermawan menyambut baik kolaborasi tiga insititusi tersebut. Sebab, mimpi besar itu tak akan terwujud tanpa adanya kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak.

“Kita perlu bersinergi untuk membangun kompetensi dan daya saing dalam industri kendaraan berbasis listrik yang andal,” ucap Joni.

Chief Executive Officer (CEO) Garansindo Group Muhammad Al Abdullah, mengaku mereka memang memiliki visi untuk mengembangkan industri nasional dengan merek buatan anak bangsa.

“Sejak awal kami ingin GESITS tidak hanya sekadar konsep. Kami pun meminta standar yang tinggi ke teman-teman ITS dalam merancang prototype GESITS,” papar pria yang karib disapa Memet itu.

Motor Listrik Gesits (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)

Prototype motor listrik GESITS sendiri sudah melalui sejumlah tes, termasuk uji performa dengan rute Jakarta-Bali. Dalam proses produksi, ITS Surabaya dan Garansindo turut melibatkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk memasok komponen seperti sistem manajemen baterai, paket baterai, pengontrol, sasis, serta komponen body.

Adapun, motor listrik GESITS akan diproduksi di pabrik WIKA yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Di sana, motor listrik itu akan menempati bangunan dengan luas 2.400 meter persegi yang berfungsi sebagai fasilitas penerimaan komponen, perakitan, dan pengujian akhir.

Kemudian, unit GESITS yang sudah diproduksi akan ditampung dalam area penyimpanan seluas 1.400 meter persegi. Sebagai tahap awal, WIKA diharapkan mampu mencetak 50.000 unit GESITS tiap tahun dan bisa dikembangkan hingga 100.000 unit per tahun. Adapun, produksi baru dilakukan pada kuartal I tahun depan.

“Sebelum melakukan produksi, tiga pihak yakni ITS, PT WIKA, dan Garansindo akan berkerja secara pararel untuk mempersiapkan proses produksi,” kata Direktur Utama PT GTI Harun Sech saat berbicang dengan kumparan (kumparan.com).

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: