• 3

Nanda 'Banda Neira': Saya Minta Maaf Sekali

Nanda 'Banda Neira': Saya Minta Maaf Sekali



Banda Neira

Rara Sekar dan Ananda Badudu (Foto: dibandaneira/Facebook)
Bubarnya Banda Neira pada hari Jumat (23/12/2016) memberikan kesan mendalam bagi para penikmat musiknya. Ratusan fans pun menyayangkan bubarnya grup musik yang beranggotakan Rara Sekar Larasati dan Ananda Badudu tersebut.
Menurut Wicaksono Bimo, mantan manajer Banda Neira, jarak merupakan salah satu faktor kenapa Rara Sekar dan Ananda Badudu memutuskan untuk membubarkan Banda Neira.
"Ya, kan memang karena jarak, ya. Raranya juga di Selandia Baru kan, sekarang", jawab Bimo singkat.
Namun, ketika kumparan menghubungi Ananda Badudu mengenai bubarnya Banda Neira, pria yang akrab disapa Nanda tersebut terdengar kesulitan ketika ditanya mengenai perihal bubarnya Banda Neira. Untuk beberapa pertanyaan, Nanda kerap bergeming sambil mencari kalimat yang tepat untuk diutarakan pada kumparan.

Bukan karena jarak dan intensitas bertemunya kita, sih. Tapi, karena... Ya, aku nggak bisa menjelaskan lebih detail mengenai hal itu. Aku nggak bisa nyampein lebih dari yang udah di sampein di media sosial. Maaf ya.

- Ananda Badudu.


Tentang perasaannya, Nanda mengaku sedih harus meninggalkan Banda Neira.
"Iyalah, sedih banget," kata Nanda singkat.
Banyak fans yang mengharapkan Banda Neira untuk menggelar konser perpisahan. Namun, Nanda, dengan suara terbata-bata, mengatakan bahwa ia tidak bisa menjanjikan hal itu.

Banda Neira

Rara Sekar dan Ananda Badudu (Foto: dibandaneira/Facebook)
"Belum ada pembicaraan kesana, sih. Kita nggak mau menjanjikan apa-apa di masa mendatang. Untuk ke depannya juga saya nggak ada rencana untuk kembali ke dunia musik. Saya di balik layar aja. Rara juga nggak ada rencana. Kita sama-sama belum ada rencana apa-apa," terang Nanda.
Mengenai banyaknya penikmat musik Banda Neira yang sedih dan kecewa atas bubarnya grup musik tersebut, Nanda mengaku sedih mendengarnya.

Saya minta maaf sekali. Nggak enak banget (sama para fans) karena Banda Neira sudah jadi milik banyak orang. Jadi, saya minta maaf nggak bisa meneruskan Banda Neira. Nggak bisa tampil di gigs lagi dan nggak bisa ketemu lagi sebagai 'Banda Neira'.

- Ananda Badudu.


Awalnya, Banda Neira hanyalah proyek iseng Rara Sekar Larasati dan Ananda Badudu. Terbentuk pada Februari 2012, Rara dan Nanda tidak pernah menyangka bahwa musik mereka yang mengusung 'nelangsa pop' dan 'folk' itu mampu mencuri perhatian banyak orang. Enam bulan setelah Banda Neira terbentuk, Rara dan Nanda merilis album pertama mereka, 'Di Paruh Waktu'.

Banda Neira

Rara Sekar dan Ananda Badudu (Foto: bandaneira_official/Instagram)
Saat ini, Nanda diketahui bekerja sebagai penulis lepas yang berdomisili di Yogyakarta dan Rara kuliah di sebuah universitas di Wellington, Selandia Baru jurusan Antropologi Budaya. Banda Neira juga sudah vakum sejak 1 Februari 2016 beberapa hari setelah Rara Sekar dan Ananda Badudu merilis album kedua mereka yang berjudul 'Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti’.
Mundurnya Banda Neira dari industri musik di Indonesia membuat banyak penikmat lagu mereka merasa sedih. Abdur Arsyad, misalnya. Runner up Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV sekaligus pemeran 'Vincent' dalam film 'Cek Toko Sebelah' ini sangat menyayangkan bubarnya Banda Neira.
"Kesedihan pagi ini dipersembahkan oleh berita bubarnya @dibandaneira :(( Sejauh ini, baru @dibandaneira yang bisa buat saya menangis kala mendengar lirik-lirik lagu mereka :')," ungkap Abdur lewat akun Twitter pribadinya.
Tak hanya itu, ia juga mengunggah video dirinya sedang menyanyikan lagu 'Hujan di Mimpi' sambil bermain gitar.
Banyak fans yang juga menyayangkan berhentinya Banda Neira dari industri musik di Indonesia. Ada yang tidak rela, mendoakan Rara Sekar dan Ananda Badudu yang terbaik, hingga mengharapkan konser perpisahan.





HiburanMusikSelebritiBanda Neira

500

Baca Lainnya