• 1

USER STORY

Sudah Sudah, Saya Batalkan Izin Pabrik Semen, Sana Ambil Sepedanya...

Sudah Sudah, Saya Batalkan Izin Pabrik Semen, Sana Ambil Sepedanya...



Saya lagi mengingat-ingat senyum manis Raisa pada presiden Jokowi di Istana Negara pada hari musik nasional, 9 maret 2017 yang lalu.
Seandainya saya seorang presiden pun, pasti berlaku serupa. Bila dia bernyanyi di dekat saya. Saya beri dia berapa sepedapun yang dia mau, kakinya bebas dan betisnya juga terawat.
Sementara....
Di depan Istana presiden puluhan perempuan bernyanyi. Perempuan-perempuan dari pegunungan Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Ini hari ke-3 mereka bernyanyi sambil memasung kaki dengan Semen.
Beda dengan Raisa yang bernyanyi 2-3 menit dengan memakai Micropon, perempuan-perempuan itu bernyanyi menggunakan Toa (pengeras suara) sambil kakinya terpasung semen. Selama 3 hari.
Suara mereka tentu tak lebih bagus dari Raisa yang membuat telinga adem dan nyaman. Karena mereka bernyanyi bukan untuk menyenangkan presiden. Tapi mereka bernyanyi untuk bumi lestari. Kadang membuat hati panas dingin.
Mereka bernyanyi untuk bumi di masa depan tetap menyediakan air bersih, bumi yang di masa depan tetap menyediakan tanah subur dan terwujudnya swasembada pangan. Layaknya cita-cita bapak presiden untuk Indonesia mencapai swasembada pangan di Nawacita.
Saya ulangi kembali, Ini hari ketiga mereka bernyanyi tentang Kendeng lestari dengan ngecor kaki sendiri. Jika ditanya soal senyum, mereka senyum juga. Meski tak semanis senyum Raisa. Tapi maaf Raisa, senyum mereka lebih tulus. Bagiku.
Oh iya....
Sebelumnya rakyat Indonesia turut bahagia tentunya dengan kelahiran 2 ekor kambing bapak presiden. Kalau tidak salah jumlah kambingnya sekarang 10 ekor. Sehat-sehat selalu buat kambing presiden Jokowi. Jangan sakit-sakit, apalagi sampai kena semen kaki-kaki kambingnya.
Sore ini...
Saya lagi membayangkan Presiden Jokowi keluar Istana, mendengar nyanyian para perempuan Kendeng. Lalu tergetuk hatinya. Lalu bilang:
“Sudah-sudah nyanyinya, sudah 3 harikan nanyi di depan istana. Saya akan membatalkan Izin Pembangunan Semen di Rembang. Sana ambil Sepedanya”.
Oh iya, bapak Presiden....
Bagaimana mau main sepeda dengan kaki terpasung semen seperti ini?
Sayangnya itu hanya khayalan saja sore ini....
Ini sudah malam, tersenyumlah ibu-ibu Kendeng penjaga nalar bumi. Tetap tersenyum, lalu beristirahat dan tidur lelap. Barangkali di dalam mimpi presiden Jokowi hadir dan akan melepaskan pasungan semen itu. Setelahnya diberi sepeda.
Seperti Raisa.

Pabrik Semen Rembang

500

Baca Lainnya