• 0

Pesan Natal Paus Fransiskus: Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sesama

Pesan Natal Paus Fransiskus: Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sesama



Paus Fransiskus Memimpin Misa Natal

Paus Fransiskus menyampaikan kutbah ditengah misa malam Natal (Foto: Tony Gentile/Reuters)
Bagi Paus Fransiskus, Natal tak hanya sebatas perayaan seremonial. Ia juga sebagai pengingat bahwa masih banyak orang yang dilanda penderitaan. Pasalnya, kata Paus, banyak manusia saat ini tidak memiliki keistimewaan seperti Yesus yang begitu dicintai. Justru sebaliknya. Paus menilai manusia saat ini menderita dalam jurang nestapa yang mengikis martabat.
Untuk itu, dalam perayaan Natal 2016, Paus meminta umat Kristiani untuk meningkatkan kepedulian terhadap orang-orang yang tengah diliputi kesedihan.
"Perayaan Natal tahun ini seharusnya dimaknai dengan meningkatkan kepedulian terhadap orang-orang yang sedang diliputi kesedihan," ujar Paus Fransiskus saat Misa Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (24/12) waktu setempat.
Dalam khotbahnya, Paus mengajak para jemaat melihat bagaimana manusia saat ini sulit mendapatkan rasa tenteram. Sebab, menurut dia, sebagian orang tengah menghadapi bencana kemanusiaan yang sangat serius.
"Dalam keadaan tidak berdaya, mereka bersembunyi di bawah tanah untuk menghindari serangan bom, di trotoar kota besar, dan di bawah kapal yang penuh dengan imigran” ujar Paus seperti dilansir dari Associated Press.
Menurut Paus, manusia seharusnya merasa terusik melihat kenyataan masih banyak anak-anak yang belum beruntung.
“Ada anak-anak yang tidak diberi kesempatan untuk lahir, anak-anak yang menangis karena kelaparan, anak-anak yang di tangannya tidak menggenggam mainan namun sebuah senjata,” tambahnya.
Paus Fransiskus memang dikenal menaruh perhatian pada krisis kemanusiaan yang tengah terjadi. Terutama karena ekstremisme, kekerasan, dan perang yang tengah berkecamuk di Timur Tengah.
Dia juga pernah meminta pemerintah Eropa untuk lebih terbuka terhadap kedatangan para pencari suaka dengan menceritakan bagaimana Yesus juga seorang imigran.
Dia juga tidak berhenti menyinggung sikap boros orang kaya ketika anak dan orang miskin mati kelaparan. Paus Fransiskus meminta kepada orang-orang yang beriman tidak terjebak dalam komersialisasi perayaan Natal.
“Jangan sampai kita terlalu memikirkan hadiah Natal namun acuh kepada orang yang termarjinalkan. Sifat materialistis telah menyandera kita pada Natal kali ini. Kita harus mampu membebaskan diri kita (dari belenggu tersebut)," ucap Paus.

NewsInternasionalNatalNatal 2016

500

Baca Lainnya