kumparan
3 September 2017 12:49

4 Tempat Nongkrong Gratis di Jakarta

Perpustakaan Nasional RI. (Foto: Wikimedia Commons.)
Halo Sobat kumparanku semuanya! Lagi pada ngapain nih? Kalau bosen di rumah mending jalan-jalan aja keluar. Siapa tahu ada inspirasi baru di luar sana. Kali ini aku mau share tempat yang biasa aku kunjungi kalau lagi pengen jalan-jalan. Aku tuh kan orangnya hemat banget ya (kadang hemat dan pelit itu beda tipis ya, hehe) jadi aku biasanya kalau jalan-jalan ya ke tempat-tempat yang gretongan aja.
ADVERTISEMENT
Eh, tapi, aku datang bukan hanya karena gretongannya sobat, tapi juga karena tempat-tempat ini bisa banget nambah wawasan Sobat Kumparan sekalian. Apa aja sih tempat-tempat itu. Yuk, simak sharing aku berikut.
1. Galeri Indonesia Kaya
Aku diajakin ke sini pertama kali sama teman aku waktu S1 dulu. Kita berdua emang gretongan hunter sejati lah. Tempat ini berlokasi di dalam Grand Indonesia. Nah tu yang suka nongkrong ke GI mending sekalian mampir kemari, ketimbang keliling-keliling doang, tapi nggak belanja. Kalian cukup naik ke lantai paling atas atau tanya aja deh sama security di mana letak Galeri Indonesia kaya. Kalau udah ketemu penampakan kayak gambar di bawah langsung aja deh masuk. Aku jamin kalian nggak bakal nyesel mampir kemari. Biar tambah seru, sebelum datang kemari coba kalian cek dulu ada pertunjukan apa hari itu di website Galeri Indonesia Kaya.
Banyak hal menarik yang bisa kita lakukan di sini antara lain sebagai berikut.
ADVERTISEMENT
Nonton berbagai pertunjukan seni dari artis-artis dan seniman profesional yang ada di Indonesia. Pertunjukannya biasanya digelar di auditorium. Waktu itu aku nontonnya wayang orang modern. Fasilitas lainnya ada juga video mapping tokoh pewayangan Indonesia, kaca pintar Indonesia, ataupun jelajah Indonesia. Semua fasilitas tersebut bersifat digital, jadi bagi yang gaptek kayak aku tenang aja ada mas ganteng dan mbak cantik yang akan siap membantu sobat sekalian. Pengalaman paling katro untuk aku adalah ketika aku nyobain fitur ‘selaras pakaian adat’.
Aku benar-benar nggak tahu make barang itu bagaimana. Alhasil ada mas-mas yang datang mendekat. Dia faham kali ya kalau aku termasuk makhluk katro yang ada di jagat ini. Oh ya, sobat sekalian bisa dapat hasil cetak dari fose dengan menggunakan pakaian adat dari fitur ini. Hal lainnya yang paling aku suka dari Galeri Indonesia Kaya adalah semuanya gratis, tis, tis.
ADVERTISEMENT
Selain hal-hal di atas, Galeri Indonesia Kaya juga menyediakan fitur melodi alunan daerah, cerita anak indonesia yang berupa permainan tradisional virtual, layar telaah budaya, dan area cinderamata. Tempatnya nyaman banget guys, tapi nggak bisa bawa makanan dan minuman ke dalam sini.
2. Taman Ismail Marzuki (TIM)
TIM berlokasi di Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat. Aku beberapa kali datang ke sini. Sebenarnya aku shock banget lihat gerbang depan TIM . Soalnya tampak lusuh dan nggak terurus gitu guys. Well, nggak apa-apa deh, yang penting isinya. Aku biasanya kemari untuk nonton gretong film-film hasil seniman Indonesia dalam format film dokumenter gitu. Ada diskusi budaya juga. Penyelenggaran event-nya adalah Kineforum DKJ . selain itu aku juga pernah nonton festival film Jerman di sini. Acaranya juga gratis. Udah aku bilang kalau aku adalah gretong hunter sejati, hehe.
ADVERTISEMENT
Masih banyak hal menarik lainnya yang bisa kita lakuin di TIM. Contohnya aku pernah ikut neropong bulan di Planetarium Jakarta. Datang kemari malam-malam guys demi mau cobain megang teleskop. Fasilitas lainnya yang masih gretong adalah Perpustakaan daerah DKI. Buku-bukunya pada baru dan modern. Cocoklah buat generasi muda. Sobat sekalian bisa menambah hiburan dengan berkunjung ke beberapa fasilitas lainnya, tapi yang ini nggak gretong seperti cinema XXI, toko buku yang menjual buku sastra-sastra jadul, Gedung IKJ dan pertunjukan seninya, serta pameran seni rupa.
3. @America
Aku suka tempat ini pastinya karena gretongan, selain itu juga kegiatannya yang bervariasi. AtAmerica nggak hanya menampilkan acara-acara berbau akademis, tetapi juga semacam hiburan misalnya pertunjukan musik. Hal lainnya yang aku suka di sini kita bisa sekalian ngasah kemampuan bahasa inggris kita. AtAmerica berlokasi di dalam Mal Pacific Place. Masuk aja ke dalam mal itu, terus tanya deh sama securty lokasi persisnya di mana. Kalau kalian udah ketemu penampakan kayak dalam gambar di bawah ini berarti kalian udah nyampe.
ADVERTISEMENT
Acara utama akan dilangsungkan di di dalam mini auditorium kayak gambar di atas. Selain itu kalian bisa juga baca-baca majalah Amerika atau buku-buku lainnya di sudut baca. Nah, kalau aku sih lebih nunggu sambil nunggu main PS, gretong kok. Sayangnya stick nya Cuma 2 guys, hehe.
4. Perpustakaan Nasional RI
Seharusnya manusia-manusia penghuni Jakarta udah tahu lah ya dimana itu Perpusnas. Well, perpusnas berlokasi di Jalan Salemba No.28 A, RT.5/RW.6, Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Kosan aku nggak jauh dari sini nih guys. Sengaja banget emang aku cari tempat tinggal yang deket-deket sama perpusnas. Datang kesini juga gretongan dan yang paling aku suka adalah berburu bahan bacaan kuno. Aku emang rada old fashion gitu guys, maklum lah ya, hehe.
ADVERTISEMENT
Di sini kalian bisa berburu bahan bacaan di 5 lantai yang tersedia. Lantai-lantai yang ada di perpusnas adalah sebagai berikut. Lantai 1 untuk pendaftaran. Tenang buat kartu anggota perpusnas gratis kok. Pembuatan kartunya juga udah canggih, so nggak butuh menunggu lama. Lantai 2 adalah ruang katalog dan koleksi peta. Hal yang paling aku nggak suka datang ke perpusnas adalah sistem peminjaman dan baca buku yang tertututp, jadi kalau kita mau baca atau minjam kita wajib nih ngisi bon buku dulu di lantai 2 ini.
Well, nggak apa-apa lah ya namanya juga koleksi perpusnas itu banyak yang antik jadi memang mesti hati-hati.
Lantai 3 untuk koleksi buku sosial, humaniora, dan sebagainya. Lantai 4 untuk koleksi audio visual kuno, sedang lantai 5 koleksi naskah dan buku kuno. Nah ini nih tempat favorit aku, hehe! Lantai 6 terdapat koran-koran lawas. Kalau baca koran-koran lawas di sini banyak hal menarik yang bisa kite temukan sobatku sekalian. Waktu buka lembaran kliping korannya kita mesti hati-hati banget. Pokoknya udah kayak buka kitab kuno deh. Wajar aja sih, udah aki-aki soalnya korannya. Waktu itu aku baca koran dari zaman 50’an. Lebih tua itu koran dari ayahku malah, hehe.
ADVERTISEMENT
Oke Sobat Kumparan sekalian. Itu tadi 4 tempat nongkrong gretongan di Jakarta. Kalau kalian punya info tempat gretongan lainnya, kasih tahu aku lewat komen ya. Ntar kalau memang terbukti recommended, aku bakal masukin ke daftar ini juga. Semangat berkelana wahai gretong hunter. Salam!
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan