Messi Terlihat Bodoh karena Rekan-rekannya Sendiri
22 Juni 2018 7:19 WIB
0
0
Lionel MessiMessi ditekel lawan. (Foto:REUTERS/Lucy Nicholson)
Sangat mudah mengatakan bahwa Lionel Messi tampak seperti orang bodoh selama fase grup Piala Dunia 2018 bergulir. Namun, mari berpikir dengan tenang: Apakah pelabelan seperti itu benar adanya?
Nyatanya, tak seperti rekan-rekannya di Barcelona, rekan-rekannya di Tim Nasional (Timnas) Argentina cukup tega membuat La Pulga tak bisa berbuat banyak saat laga bergulir. Agar makin jelas, kita bisa melihat dua laga yang sudah dijalani sebagai contoh.
Mulai dari saat imbang 1-1 dengan Timnas Islandia dalam matchday pertama babak grup. 'Dosa' Messi di laga tersebut hanyalah gagal dalam eksekusi penalti. Dalam urusan membangun serangan, Messi sangat aktif dan terbukti dengan catatan 8 aksi dribel. Sehingga, penyerang kelahiran Rosario itu mendapatkan nilai 7,7 dari WhoScored.
Namun, rekan-rekannya begitu payah dalam urusan pergerakan tanpa bola, sehingga Messi hanya mampu melancarkan tiga umpan kunci. Ujung-ujungnya, Messi tak punya pilihan lain kecuali melancarkan 11 tembakan yang urung menjadi gol.
Di sisi lain, pertahanan Argentina menunjukkan sisi kelamnya saat mereka diserang di menit 23. Meski sudah menumpuk tujuh pemain di kotak pertahanan mereka, Gylfi Sigurdsson bisa mendapatkan ruang tembak ke gawang Argentina. Bola tersebut memang berhasil ditepis kiper Willy Caballero, namun bola hasil tepisannya itu berhasil disulap Alfred Finnbogason menjadi gol.

Lionel MessiMessi tertunduk lesu. (Foto:REUTERS/Matthew Childs)

Hal yang sama juga terjadi saat Argentina kalah telak 0-3 dari Timnas Kroasia yang terjadi pada Jumat (22/6/2018) dini hari WIB.
Di laga ini, lagi-lagi WhoScored memberikannya nilai tertinggi karena Messi lagi-lagi bekerja sendiri. Meski sudah melakukan aksi dribel paling banyak, ujung-ujungnya Messi hanya mampu melepas dua umpan kunci saja. Kemudian, kedisiplinan para pemain Kroasia dalam memotong alur umpan ke Messi membuatnya hanya mampu mendapat satu kesempatan menembak.
Kesabaran Messi dalam membangun serangan itu pada akhirnya berujung sia-sia akibat kesalahan-kesalahan tak perlu dari Argentina ketika bertahan.
Di menit 53, Caballero malah memberikan 'assist' untuk penyerang Kroasia, Ante Rebic. Di menit 80, bek-bek dan gelandang bertahan Argentina ragu-ragu untuk merebut bola dari Luka Modric sehingga ia pun bisa melancarkan tembakan jarak jauh yang berujung gol. Di menit-menit akhir, giliran Ivan Rakitic yang dipersilakan lini belakang Argentina untuk mencetak gol lewat serangan balik
Ya, terlihat jelas, kan, gagal total Messi di Piala Dunia kali ini disebabkan rekan-rekannya yang tidak becus?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab redaksi. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: