Pencarian populer

S.U.T.O.P.O

Sutopo Purwo Nugroho. Foto: Nugraha Satia Permana/kumparan

Perjalanan pagi ini, Minggu (7/7/2019), menuju Bandara Soekarno-Hatta, diselingi dengan pembahasan Sutopo. Pria yang baru saja meninggal dunia ini meninggalkan kesan yang mendalam bagi siapa saja yang pernah bertemu dengannya.

Nama lengkapnya: Sutopo Purwo Nugroho. Sekitar pukul 01.00 WIB atau pukul 02.00 waktu Guangzhou, China, Sutopo meninggal dunia saat menjalani pengobatan kanker paru-parunya di Modern Hospital Guangzhou.

Menemani perjalanan saya menuju bandara adalah Mas Ari. Dia sehari-hari bekerja sebagai sopir kantor dan sering mengantarkan saya. Pagi ini dia membuka percakapan setelah saya meninggalkan kawasan Sentul City.

Sutopo (kiri), Kapusdatin BNPB, bersama Ari (kanan), sopir kumparan.com Foto: Dok. Ari/kumparan

“Pak Sutopo meninggal ya, Pak. Saya baru baca beritanya,” kata Ari, sekitar pukul 06.20 WIB.

“Saya waktu itu yang jemput beliau dari Rawamangun,” ujar dia.

Akhir 2018, kami mengundang Sutopo datang ke kantor kumparan. Saat itu, kumparan ingin mempertemukan Sutopo dengan Raisa. Sutopo merupakan fans Raisa.

Selain itu, kami juga ingin mewawancarai Sutopo, yang saat itu publik sudah sama-sama tahu bahwa pria asal Boyolali ini adalah survivor kanker. Kami ingin tahu tentang penyakit yang dideritanya, selain sudah pasti kami mewawancarainya terkait Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tempat Sutopo bekerja.

Ari menjemput Sutopo dari Rawamangun menuju kantor kumparan dan mengantar kembali pulang. Paling tidak, Ari sempat berada satu mobil selama 2 jam. Dan saat itulah Ari berkomunikasi dengan Sutopo.

“Beliau cerita kalau sakit kanker. Minta doa,” kata Ari. Selama perjalanan, Sutopo bercakap-cakap dengan Ari, termasuk menanyakan tentang Ari. “Dia orang baik, mau bicara sama siapa saja,” kata Ari.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho (kiri), berbincang dengan penyanyi Raisa Andriana di kumparan. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Saat di kantor kumparan, Ari pun sempat foto berdua dengan Sutopo.

Saya sedang tidak di kantor, saat Sutopo kami pertemukan dengan Raisa. Dari video yang dibuat teman-teman, saya bisa merasakan betapa harunya pertemuan Sutopo dan Raisa. Atas inisiatif pertemuan ini, beberapa kolega pemimpin redaksi mengapresiasi apa yang dilakukan kumparan.

Saya bertemu terakhir Sutopo sekitar 24 April 2019 saat Sutopo mendapat penghargaan sebagai Tokoh Perubahan dari Republika. Saat itu, saya bertemu dengan dia dan sempat berfoto bersama.

Saya kasih selamat kepada Sutopo dan sampaikan bahwa dia layak mendapat penghargaan ini. Di tengah sakit yang ia derita sejak akhir 2017, Sutopo masih semangat bekerja, meng-update informasi terkait bencana yang terjadi di Indonesia.

Saat itu, Sutopo menceritakan begitu terkesannya saat bertemu Raisa di kantor kumparan. Dia menyampaikan terima kasih kumparan membuat kejutan untuk dirinya. Dia saat itu juga meminta doa agar sembuh dari penyakitnya.

Pertemuan April 2019 itu menjadi pertemuan terakhir saya dengannya. Sutopo, merupakan orang penting, dan banyak orang mengenalnya.

Setelah mendapat informasi Sutopo meninggal dunia, saya berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi sekitar pukul 06.30 hari ini. Dari Menlu, saya mendapat informasi bahwa Kemlu berupaya sekuat tenaga agar jenazah bisa segera dibawa ke Indonesia.

“Konjen sudah berada di rumah sakit...berbicara dengan rumah sakit..agar pengurusan surat jenazah dapat dipercepat.. Secara paralel...tim kami juga hubungi maskapai,” kata Menlu.

Doni Monardo (kiri), Kepala BNP, bersama Arifin Asydhad (kanan), Pemimpin redaksi kumparan Foto: Dok. kumparan

Sutopo juga sangat berarti buat Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo. Saya tahu hal ini karena begitu Doni dipercaya menjabat Kepala BNPB oleh Presiden Jokowi, orang yang pertama yang ia datangi adalah Sutopo.

Kisah ini diceritakan Doni saat saya bertemu dengannya di kantor Wantanas Januari 2019. Tentu, Doni dan jajaran BNPB sangat kehilangan Sutopo.

Selamat jalan Pak Sutopo. Semoga jalan terang menaungi Pak Sutopo. Semoga husnul khotimah.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.59