Pencarian populer
USER STORY
5 November 2018 11:48 WIB
..
..

Beberapa Tips Perjalanan Dari Yang Sudah Keseringan Pergi Dua Bulan Ini

Berhubung 2 bulan terakhir ini gue harus pergi ke luar kota paling tidak dua kali seminggu di dalam Indonesia, gue merasa pengen menuliskan beberapa hal yang akhirnya gue pelajari sekitar berperjalanan:

Soal Packing dan Persiapan Pergi:

  • Gue menggunakan satu aplikasi untuk memesan semua penerbangan dan hotel untuk sepanjang perjalanan gue, jadi praktis kalau perlu buka tiket/pemesanan hotel, dan kita bisa cek aplikasi itu lagi untuk mengecek perjalanan-perjalanan selanjutnya. Plus, biasanya ada poin-poin juga. Dengan menggunakan aplikasi juga mengurangi harus print tiket/booking hotel, dan kalau sampai HP hilang pun, data ini bisa diakses lewat web.

  • Sebisa mungkin, bawa carry-on baggage aja. Satu koper, dan satu tas kecil buat keperluan selama perjalanan di pesawat/kereta supaya mudah aksesnya. Tas kecil ini baiknya berisi makanan kecil, minum, jaket dan/atau syal, dan elektronik Anda. Koper isinya baju dan hal-hal lain yang tidak perlu diakses segera.

  • Supaya rapi, bajunya dipacking dalam travel cube/travel organiser. Ini akan mengefisiensikan ruang dalam koper/tas. Kalau cuma bawa satu backpack pun begini; enaknya, si travel organiser ini bisa lu keluarin dan tinggal di hotel, jadi si backpacknya tetap bisa dipakai pas jalan-jalan di tujuan, tanpa harus terlalu repot unpacking and re-packing nantinya.

  • Bawa powerbank yang minimal 2x kapasitas baterai HP lu. Lu ga akan tau kapan akan ketemu colokan, padahal kalo jalan-jalan HPnya malah sering dipakai untuk foto-foto, update medsos atau mencari arah. Pas dicharge pake powerbank, masukin HPnya dalam airplane mode supaya chargingnya cepet.

  • Bawa tas lipat cadangan kalau sampai harus membawa pulang banyak barang. Tas lipat ini bisa buat bawa baju, kemudian kopernya bisa dipakai untuk bawa barang (dan kalau memungkinkan, jadi check-in baggage).

  • Kalau sampai harus pakai koper yang masuk ke bagasi, mendingan invest koper yang ada empat rodanya. Jangan beli yang terlalu mahal, karena koper masuk bagasi itu mengalami siksaan yang amat berat. Mending beli yang merek jelas dan cukup kuat, tapi ga perlu beli kayak Rimowa gitu.

  • Riset lokasi tujuan itu penting. Gue selalu riset jarak tempuh ke berbagai lokasi, kendaraannya seperti apa, kondisi jalanan dan cuaca, sampai lokasi hotel. Biasanya gue cari hotel yang dekat tujuan wisata, minimal tempat makan, dan kalau bisa ada minimarket di dekatnya. Lokasi bandara dan sentra oleh-oleh juga penting.

  • Pastikan kamu melakukan riset soal kendaraan yang tersedia untuk pergi dari bandara. Ada taksi apa saja, bisa pakai Gojek/Grab atau tidak, ada bis atau tidak, sampai harganya berapa. Di beberapa bandara Indonesia yang saya temui, biasanya harus menggunakan taksi bandara (bahkan ada bandara yang tidak ada bis umumnya). Cari tahu nama taksinya apa, kalau perlu letak loketnya setelah pintu kedatangan di mana.

  • Selalu bawa kantong lipat atau kantong plastik - adaaa aja kepakenya.

  • Beli kepala charger yang USB portnya dua, dan masing-masing support charging sampai 2 A. Jadi pas akhirnya sudah beristirahat di hotel, HP dan powerbank bisa dicharge barengan. Ini jauh lebih praktis ketimbang bawa power strip.

Dalam Perjalanan:

  • Jadilah orang yang memikirkan orang lain. Gue pernah dapet duduk di baris 5 di pesawat, tapi nggak bisa naro carry-on baggage di atas karena ada bapak2 yang menaruh kopernya di sana padahal dia duduk di baris-baris belakang. Jadinya gue yang naro koper di belakang, dan naro maupun ngambil barang harus nunggu sepesawat bubar dulu. Tiap baris ada jatah naro barang, ya taro sesuai baris lu aja. Dan bawa barang juga jangan kayak sirkus, untuk menghargai penumpang lain.

  • Ingat, carry-on baggage itu maksimum 7 kg, ini sudah standar internasional. Kalau lebih dari itu, baiknya masuk bagasi (kecuali kalau ada barang berharga).

  • Gue selalu pakai celana yang tidak perlu sabuk (ada karetnya) - celana sweatpants, atau ada beberapa model celana di Uniqlo yang seperti ini. Gunanya supaya mengurangi waktu yang habis saat melewati security check bandara.

  • Pakai tas selempang mempermudah akses barang, termasuk memasukkan dompet, HP dan jam tangan sebelum melewati security check. Bisa juga tas backpack dengan kantong samping yang mudah diakses.

  • Kalau tidak ada bagasi, di bandara sudah banyak kios self-checkin. Cetak boarding pass di situ aja, dan bisa langsung ke ruang tunggu. Di Bandara Soekarno Hatta terminal 1, malah bisa motong langsung ke lantai atas (jangan lewat pintu keberangkatan yang biasa) - naik eskalator yang letaknya di luar; di sana ada akses langsung ke ruangan sebelum masuk ke ruang tunggu yang banyak kafe dan tempat makan.

  • Kalau punya, dan butuh hiburan di pesawat, pakai gadget selain HP lu. HP dimatiin sekalian, karena akan intensif digunakan di tempat tujuan. Sekedar MP3 player kecil pun yang cuma digunakan di pesawat akan meringankan beban baterai HP lu.

Saat Di Tujuan:

  • Bikin rencana perjalanan deh. Ga terlalu penting akhirnya diikuti semua atau nggak, tapi paling tidak di rencana itu akan terhitung soal lokasi-lokasi yang ingin didatangi, waktu tempuh, dan terlihat hal-hal yang mungkin sebelumnya terlupakan: mungkin perlu sunblock, atau topi, atau payung, atau perlu bawa botol minum, dan sebagainya.

  • Kalau ingin berhemat, ada hotel-hotel yang menawarkan kamar tanpa sarapan - tapi, pastikan sudah memiliki informasi soal tempat sarapan yang dekat atau mudah dicapai.

  • Jangan simpan semua uang dan ATM dalam dompet yang sama. Kalau bepergian, gue seringnya punya dompet “pergi” yang isinya cash secukupnya, identitas dan ATM/CC. Dompet satu lagi berisi identitas, ATM dan kartu2 lain. Bisa ditinggal di hotel, atau malah satu dompet dalam tas dan satu di kantong celana juga nggak papa. Intinya, kalau satu dompet hilang ga berarti semua berkas/kartu pribadi lu ilang.

  • Bikin kebiasaan menaruh barang di kamar hotel. Koper/tas pasti dekat meja, alat-alat mandi di sebelah kiri wastafel, baju kotor dalam plastik di bawah gantungan baju. Jangan pernah diubah letaknya, ke manapun kamu pergi. Jadi pas packing, nggak ada yang ketinggalan karena udah hafal barangnya di mana aja.

Saat Mau Pulang:

  • Carry-on luggage jangan kayak abis belanja ke hypermarket. Satu koper, dan satu tas kecil yang lazim. Beli oleh-oleh? Usahakan dipacking dalam dus dan jadi check-in baggage aja. Biasanya tempat jual oleh-oleh sudah mendukung ini.

  • Kalau pergi liburan, gue selalu membawa koper yang lebih besar yang daripada gue perlukan, supaya bisa masuk barang yang entah belanjaan atau stok oleh-oleh. Nah oleh-oleh bisa masuk bagasi deh.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Baca Lainnya
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: