Pencarian populer
USER STORY
2 Oktober 2017 12:27 WIB
..
..

Memperkenalkan #bantumikir

Ario Tamat (Foto: Dok. Ario Tamat)

Halo.

Perkenankan saya memperkenalkan diri secara resmi: nama saya Ario Tamat, dan saat ini membagi waktu untuk mengerjakan dua startup:

- Wooz.in, sebuah business-to-business startup yang menawarkan digital tools untuk event organizer, activation agency dan brand untuk manajemen registrasi tamu, membuat digital activation di event, dengan memanfaatkan pengetahuan kami di social media platforms, web applications, dan event tech (seperti RFID atau barcode/QR code).

- Ohdio.FM, online radio khusus lagu Indonesia.

Saya juga menjadi pengajar paruh waktu di SAE Indonesia, mengajarkan Music Business Development, yang pada intinya membantu mengembangkan bisnis dari ide sampai menjadi rencana bisnis.

Dan saya perlu bantuan Anda.

Sebagai orang yang dasar pekerjaannya selalu berkisar di business development - pengembangan bisnis - saya memiliki pengalaman pekerjaan yang tidak sedikit dan cukup beragam, sehingga saya seringkali akan tiba pada posisi didatangi teman atau rekan kerja untuk berkonsultasi soal pekerjaan atau bisnisnya. Padahal saya masih butuh belajar, dan saya belajar dari ngobrol dengan orang, siapapun itu.

Ada yang bilang, bahwa cara terbaik untuk belajar adalah mengajarkannya, jadi seperti yang sudah pernah saya ajukan di halaman Facebook saya, saya ingin berbicara dengan Anda. One on one, tatap mata. Terutama jika Anda mungkin (tapi tidak harus) termasuk dalam situasi berikut:

- Memiliki ide bisnis (tidak harus tech startup) dan butuh ngobrol soal bagaimana membentuknya menjadi bisnis

- Sudah punya bisnis dan butuh sparring soal ide, strategi, perencanaan, keuangan praktis, dan sebagainya, dengan pihak ketiga

- Bekerja di korporat dan butuh ngobrol soal work plan

Yang saya bisa tawarkan adalah menjadi teman ngobrol bisnis yang bisa Anda percaya (karena saya menghargai adanya kebutuhan untuk kerahasiaan), dan saya sangat paham bahwa kadang-kadang butuh ngobrol dengan orang yang di luar lingkungan Anda, supaya dapat menawarkan sudut pandang (belum tentu solusi, ya) yang baru atau lain, kalaupun tidak netral.

Saya sendiri bukan orang yang berfungsi dengan baik dalam acara-acara dengan pendatang banyak seperti seminar atau conference, yang seringnya digunakan banyak teman dan rekan saya untuk cari ilmu maupun networking. Dalam grup chat yang anggotanya banyak pun seringnya saya diam. Nggak tau ya, emang bawaan aja. Jadi, mungkin saja dengan membuat #temubisdev ini, saya bisa lebih berfungsi secara efektif, dan kualitas pertemuannya juga bisa lebih tinggi.

Formatnya juga dibuat sederhana saja, untuk awal. Saya akan menyediakan waktu tiap hari Rabu dari jam 19.00 - 21.00, selama bulan Oktober, di Serendipity Jakarta (yang kebetulan juga tempat saya ngeband sekali-sekali bareng The Weekend Rockstars). Kita atur waktu ngobrolnya 30 menit tiap orang (optimis amat sih Yo bakal banyak yang dateng), tapi liat situasi juga, kalau nggak ada antrian bisa saja dibuat lebih lama. Kenapa 30 menit? Supaya efektif. Kalau kurang, bisa datang lagi minggu depan. Dan seterusnya.

Biayanya? Kalau dari saya, GRATIS. Paling banter biayanya adalah makan dan minum sendiri selama di sana.

Saya memang bukan siapa-siapa. Selebriti bukan, pengusaha sukses belum, pejabat korporat tinggi tidak, apalagi orang penting pemerintahan. Tapi saya merasa bahwa ada yang saya harus berikan kembali ke masyarakat, dan bentuknya juga harus jelas relasinya dengan pengalaman saya sendiri. Dan saya senang kalau diajak ikut berpikir, siapa tau saya juga bisa mengajak ikut berpikir, apalagi kalau sekitar business development.

Tertarik? Supaya teratur, silakan mengisi nama, email dan sedikit deskripsi pekerjaan di sini, supaya saya bisa ngerjain PR dulu, untuk kemudian saya konfirmasi lagi.

Daftar #bantumikir -->

Yuk, ngobrol!

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Baca Lainnya
3 Hal Yang Harus Dihindari Pemilik Startup Saat Pitching
Sinyaliti.com – Saat ini perkembangan bisnis startup di Indonesia semakin pesat. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya Founder atau pemilik startup yang terus bermunculan setiap tahun.Namun untuk bertahan dalam industri ini, memang sangat berat persaingannya. Apalagi untuk bisa menjadi pemenang dalam persaingan. Misalnya saja, saat mulai berniat untuk melakukan penggalangan dana, seringkali para pemilik startup harus melakukan pitching untuk mendapatkan investor.Hal ini tentunya membutuhkan keahlian khusus dalam presentasi, dan juga kemauan keras untuk belajar setiap waktu demi mencapai target tersebut.Selain itu, ada beberapa hal yang wajib dicermati oleh pemilik startup saat melakukan pitching.Berikut 3 hal yang wajib dihindari oleh pemilik bisnis startup saat melakukan pitching.1. Jangan terlalu percaya diriBanyak pendiri startup gagal karena mereka terjebak dalam aura kepercayaan diri yang terlalu tinggi saat melakukan pitching.Terlalu percaya diri memang sangat diperlukan, namun jika kepercayaan diri tersebut terlalu berlebihan, maka hal tersebut justru bisa menjadi bumerang. Misalnya saja, ketika di hadapan investor mengatakan, “Kami akan mengalahkan Google, Facebook, atau Amazon!”.Menjadi hal yang terlalu berlebihan ketika Anda pemilik startup menyatakan ungkapan tersebut saat melakukan pitching.Idealnya, sampaikanlah informasi yang jelas dan masuk akal ketika Anda mulai memperkenalkan produk atau layanan kepada investor.2. Meniru layanan pemilik startup lainnyaSebagai pemilik startup, Anda harus mempunyai ide yang orisinil untuk layanan yang akan dihadirkan.Jangan katakan bahwa layanan yang Anda hadirkan akan menjadi layanan lain yang sudah ada sebelumnya. Anda harus bisa menemukan ide bisnis yang original dan belum pernah diterapkan oleh perusahaan lain.Untuk itu, carilah inovasi, model bisnis baru yang memiliki potensi. Dan hindari membuat produk atau layanan serupa yang telah hadir sebelumnya. Halaman selanjutnya:Posting 3 Hal Yang Harus Dihindari Pemilik Startup Saat Pitching ditampilkan lebih awal di Sinyaliti.com.
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: