Purbaya Beri Sinyal Efisiensi Anggaran Berlanjut pada APBN 2027
·waktu baca 2 menit

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberi sinyal pemerintah akan melanjutkan kebijakan efisiensi anggaran pada tahun anggaran 2027.
Langkah itu diambil untuk menjaga kualitas belanja negara agar lebih produktif dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas belanja negara melalui upaya efisiensi dan refocusing agar alokasi anggaran semakin produktif, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat,” ujar Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Selasa (9/6).
Dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2027, pemerintah menargetkan belanja negara berada di kisaran 13,62%-14,80% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Demi mencapai target itu, pemerintah akan mengefektifkan belanja, terutama pada sektor subsidi dan program perlindungan sosial. Purbaya menjelaskan, pemerintah terus memperbaiki penyaluran bantuan sosial dan subsidi agar lebih tepat sasaran.
Penyaluran bantuan tetap mengandalkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga manfaat program dapat diterima langsung oleh kelompok yang berhak.
Di sisi lain, kata Purbaya, pemerintah berupaya meningkatkan efektivitas belanja pusat dan daerah melalui penguatan koordinasi dan harmonisasi kebijakan fiskal.
Penguatan belanja kementerian dan lembaga di daerah juga menjadi fokus pemerintah. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi berbagai program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga program pemeriksaan kesehatan gratis.
