Konten dari Pengguna

KKM 76 UNIBA Gelar Nobar Film Edukasi Islam di Desa Babakan Jaya

Muhammad Azam Askarulloh
Muhammad Azam Askarulloh Mahasiswa Sistem Informasi pada Universitas Bina Bangsa. baru mulai menekuni dunia penulisan sebagai sarana untuk menyampaikan analisis dan pandangan terhadap isu-isu aktual. Melalui platform Kumparan.
10 Agustus 2025 8:47 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
KKM 76 UNIBA Gelar Nobar Film Edukasi Islam di Desa Babakan Jaya
KKM 76 UNIBA gelar nonton bareng film Islami “Iqro” di Desa Babakan Jaya, tanamkan nilai Islam dan akhlak mulia bagi anak-anak serta pererat silaturahmi warga.
Muhammad Azam Askarulloh
Tulisan dari Muhammad Azam Askarulloh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
KKM 76 UNIBA Gelar Nobar Film Edukasi Islam di Desa Babakan Jaya
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
Babakan Jaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 76 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menggelar kegiatan nonton bareng film edukasi bernuansa Islami bersama anak-anak dan remaja Desa Babakan Jaya di teras posko KKM 76 pada Sabtu, 26 Juli 2025, dan menjadi salah satu program kerja unggulan dari divisi keagamaan kelompok tersebut.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini merupakan program kerja divisi keagamaan dengan memutar film yang berjudul Iqro: Petualangan Meraih Bintang, sebuah karya yang sarat dengan pesan moral mengenai pendidikan Islam, akhlak mulia, dan semangat menuntut ilmu.
Melalui tayangan ini, mahasiswa KKM 76 berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda dengan pendekatan yang menyenangkan, santai, dan mudah dipahami.
“Kami ingin menciptakan suasana pembelajaran agama yang santai, tetapi tetap memiliki makna yang mendalam. Dengan media visual seperti film, anak-anak dapat lebih mudah memahami pesan-pesan dan nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya,” ujar Alfa, Ketua KKM 76.
Senada dengan itu, Firda, selaku penanggung jawab bidang keagamaan, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana edukasi, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, pendekatan yang melibatkan hiburan edukatif seperti ini dapat menumbuhkan semangat belajar sekaligus memperkuat nilai-nilai moral pada anak-anak.
“Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami berharap anak-anak tidak hanya terhibur, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga yang bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin mereka semakin mencintai ajaran Islam, menghormati orang tua, serta memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga dan tokoh masyarakat setempat. Sejak awal acara, anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka duduk rapi di depan layar, menyimak setiap adegan, sesekali tertawa, dan berinteraksi saat ada bagian film yang memancing perhatian.
Beberapa warga dewasa pun ikut hadir, menyaksikan film hingga akhir, yang menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu menjangkau dan menarik minat berbagai kalangan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Selain berfungsi sebagai sarana hiburan yang mendidik, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa KKM 76 dan warga Desa Babakan Jaya.
Interaksi yang terjalin selama acara menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Anak-anak tidak hanya merasa dekat dengan para mahasiswa, tetapi juga termotivasi untuk mengikuti kegiatan-kegiatan positif di masa mendatang.
Melalui program ini, mahasiswa KKM 76 berharap generasi muda Desa Babakan Jaya semakin mencintai ajaran Islam, memahami pentingnya akhlak yang baik, serta memiliki dorongan kuat untuk terus belajar.
Mereka juga berharap agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan oleh masyarakat setempat secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, bahkan setelah masa KKM berakhir.
Dengan langkah sederhana namun penuh makna ini, KKM 76 UNIBA membuktikan bahwa pembelajaran agama tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas atau melalui metode formal.
ADVERTISEMENT
Lewat pendekatan kreatif seperti nonton bareng film Islami, nilai-nilai keislaman dapat disampaikan dengan cara yang lebih menyenangkan, menghibur, dan mudah diingat oleh generasi muda yang dapat membentuk karakter sekaligus menguatkan ikatan sosial di tengah masyarakat.