News
·
13 Juli 2021 16:01
·
waktu baca 2 menit

2 Oknum CPNS Bangka Barat Jadi Tersangka Pemalsuan Surat Rapid Test Antigen

Konten ini diproduksi oleh Babel Hits
2 Oknum CPNS Bangka Barat Jadi Tersangka Pemalsuan Surat Rapid Test Antigen (190195)
searchPerbesar
Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto.
Polres Bangka Barat menetapkan dua oknum CPNS Bangka Barat masing-masing berinisial HP (33) dan RJ (36) menjadi tersangka dalam kasus pemalsuan surat ketarangan rapid tes antigen.
ADVERTISEMENT
Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto didampingi Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Robby Setiadi Purba dalam konfrensi pers mengungkapkan terbongkarnya pemalsuan surat keterangan rapid tes antigen palsu ini setelah polisi berhasil mengamankan HP.
"Kami mengamankan kedua pelaku, untuk HP ini perannya membuat surat mengetik dan menggunakannya, untuk RJ peran dia ini yang menandatangani surat dan membuat stempel RSUD Sejiran Setason," tutur Kapolres Bangka Barat, Senin (12/07/2021).
Kapolres Bangka Barat juga mengatakan, keduanya nekat melakukan tindak pidana tersebut lantaran tidak ada biaya untuk rapid tes antigen.
"Jadi mereka ini teman gak ada biaya, mereka membuat surat palsu itu digunakan sebagai syarat menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Kalian ke Tanjung Api-api," jelas AKBP Agus.
ADVERTISEMENT
Saat diamanakan keduanya kembali diperiksa lagi, ternyata keduanya dinyatakan positif COVID-19.
"Jadi saat kita melakukan penahanan sesuai dengan SOP, kita mendapatkan rapid antigen positif sehari setelah diamankan. Untuk para tersangka ini kita lakukan isolasi, di ruang tahanan Polsek Muntok," ungkap Kapolres Bangka Barat
Untuk keterlibatan pihak lain dalam tindak pidana ini, pihaknya mengatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu satu lembar surat rapid test antigen diduga palsu, satu unit laptop, satu buah pulpen, satu unit printer diamankan untuk dijadikan barang bukti kedua tersangka.
"Terhadap tersangka disangkakan melanggar Pasal 263 Ayat 1 KUHP ancamannya adalah maksimal enam tahun," tutup Kapolres Bangka Barat.
Sebelumnya diketahui oknum CPNS Bangka Barat berinisial HP diamankan Tim Satgas COVID-19 Bangka Barat pada tanggal 7 Juli 2021 saat akan menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok menuju Tanjung Api-api Sumatera Selatan. Tim Satgas COVID-19 menemukan surat keterangan rapid tes antigen yang dibawa HP adalah palsu.
ADVERTISEMENT
Ternyata aksi pemalsuan yang dilakukan HP tak sendiri, ia dibantu oleh rekannya RJ yang juga masih berstatus CPNS Bangka Barat. Sebelumnya RJ sempat lolos saat menyeberang dari Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat menuju Tanjung Api-api, Sumatera Selatan dengan menggunakan suarat rapid tes antigen palsu.
Saat ini keduanya sudah diamankan dan menjalani isolasi mandiri di Mapolsek Muntok lantaran terpapar COVID-19.(*)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020