News
·
9 Juni 2021 12:47
·
waktu baca 3 menit

2 Residivis Ini Mengaku Sengaja ke Pangkalpinang untuk Mencuri Sepeda Motor

Konten ini diproduksi oleh Babel Hits
2 Residivis Ini Mengaku Sengaja ke Pangkalpinang untuk Mencuri Sepeda Motor (135020)
Pelaku curanmor di Pangkalpinang, saat diamankan tim buser Polres Pangkalpinang.
Tim Naga Polres pangkalpinang kembali berhasil mengungkapkan beberapa kasus yang terjadi di kota pangkalpinang. Apresiasi pimpinan terhadap anggota dilapangan menjadi kebanggaan instanti dijajaran polres pangkalpinang sendiri.
ADVERTISEMENT
Odi Pratama alias Ogik (33) tampak berjalan terpincang saat digiring. Dengan mengenakan baju tahanan oranye, Ogik digiring bersama tahanan lain bernama Ardiman alias Adit (25). Kedua perantau asal Sumatera Selatan ini merupakan residivis. Ogik pernah merasakan dinginnya sel tahanan lantaran mencuri sepeda motor, sedangkan Adit seorang residivis pencurian dengan kekerasan.
Keduanya dibekuk Tim Naga Polres Pangkalpinang, setelah mencuri kendaraan bermotor di Masjid Al-Karomah kawasan Jalan Depati Amir, Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Senin (10/5/2021) lalu.
Ogik warga Desa Gedung Buruk, Muara Belida, Muara Enim, Sumatera Selatan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kanan. Lantaran ia berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat disergap Tim Naga Polres Pangkalpinang, di Kelurahan Sungai Selan, Bangka Tengah, Minggu (16/5/2021) malam lalu. Bahkan ia menantang duel dengan salah satu anggota Tim Naga Polres Pangkalpinang.
ADVERTISEMENT
"Kamu ado (ada) senjata bae (aja), cubo (coba) lepas senjata tu, kito (kita) Begoco (berkelahi)," teriak Ogik (33) saat disergap polisi.
Ogik mengaku nekat mencuri sepeda motor lantaran ingin memiliki motor, sebab selama dia di Pulau Bangka tidak memiliki kendaraan untuk berpergian.
"Saya ingin punya motor, mau pinjam motor tidak pernah dipinjamkan orang," kata Ogik saat konferensi pers.
Ketika itu Ogik mengajak rekannya yakni Adit untuk mencuri motor. Keduanya berangkat dari Sungai Selan, Bangka Tengah dengan menumpang mobil truk yang menuju Kota Pangkalpinang.
Tiba di Kota Pangkalpinang mereka berjalan kaki untuk mencari sepeda motor yang menjadi sasaran, setelah mendapatkan sasaran pencurian. Setelah menemukan sasaran mereka langsung mengambil kunci leter T yang sudah disiapkan. Ogik langsung merusak kunci kontak motor tersebut dan langsung dilarikan ke Sungai Selan.
ADVERTISEMENT
"Motornya saya gadai seharga Rp 500 ribu ke orang di Sungai Selan, uangnya saya rencana saya gunakan untuk pulang kampung ke Palembang," tutur Ogik.
Sementara itu, Adit mengaku memiliki utang yang harus dibayarnya. "Ada utang pak, karena mau dibayar," kata Adit saat konferensi pers.
Wakapolres Kompol Teguh Setiawan, didampingi Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Andri Eko Setiawan, saat konferensi pers di Halaman Mapolres Pangkalpinang, Senin (7/6) mengatakan kedua tersangka adalah residivis curanmor dan curas.
"Mereka sengaja datang dari tempat tinggal mereka untuk mencuri motor. Setelah menemukan motor yang menjadi target mereka, langsung merusaknya menggunakan kunci Leter T," kata Kompol Teguh.
"Kedua tersangka ini diancam Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHPidana, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," sambungnya
ADVERTISEMENT
Berdasarkan keterangan kedua pelaku, pelaku telah beberapa kali melakukan pencurian kendaraan bermotor di Kota Pangkalpinang.
Diantaranya, satu unit sepeda motor merk Honda Beat Sporty warna Hitam Pink tahun 2018, yang dicuri oleh mereka di Jalan Demang Singa Yuda, Bukit Besar, Girimaya Kota Pangkalpinang.
Dan satu unit sepeda motor merek Yamaha Vega ZR warna Biru Tahun 2012 No. Pol BN 6382 SD dengan Nomor Rangka MH35D9205CJ746113 Nomor Mesin 5D91746092.
"Untuk total kerugian keseluruhan sebesar Rp 18 juta, saat ini kedua ditahan di sel tahanan Polres Pangkalpinang, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," tukasnya.