News
·
10 Juni 2021 13:02
·
waktu baca 2 menit

Gara-gara Curi HP, Residivis di Pangkalpinang Terancam Batal Nikah

Konten ini diproduksi oleh Babel Hits
Gara-gara Curi HP, Residivis di Pangkalpinang Terancam Batal Nikah (129656)
Pelaku dan barang bukti saat diamankan tim naga Polres Pangkalpinang.
Armin alias Amin (30), pemuda asal Padamaran, Sumatera Selatan disergap Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang, Rabu (9/6/2021) sore.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya Tim Buser Naga yang dipimpin Aipda Rudi Kiai sudah dua hari melakukan pengintaian di seputaran Jalan Toni Wen Kota Pangkalpinang, tempat dimana pelaku berkerja sebagai pengamen.
Penyergapan sore tersebut terbilang lancar, lantaran Amin tidak melakukan perlawanan. Ia pun langsung digelandang ke Mapolres Pangkalpinang.
Amin yang sehari-hari berkerja sebagai pengamen ini, kembali mendekam di jeruji besi lantaran mencuri handphone milik Sandi Saputra, warga Desa Petaling, Kabupaten Bangka.
Aksi pencurian terjadi pada 11 Mei 2021 lalu, di tempat pemotongan ayam Jalan Pahlawan 12, Kacang Pedang ,sekitar pukul 21.50 WIB.
Dalam rekaman CCTV, Amin masuk ke halaman tempat pemotongan ayam melewati pintu utama, selanjutnya pelaku menuju kamar dan mengambil HP milik korban yang sedang dicas.
ADVERTISEMENT
"Awalnya saya mau beli ayam, sempat saya panggil namun karyawan pemotongan ayam tidak ada yang menjawab, saya langsung masuk dan ambil HP," tutur Amin.
Kepada penyidik Amin mengaku HP tersebut telah digadai dengan harga Rp 500 ribu untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Amin merasa sedih saat ditangkap polisi lantaran dirinya akan menikah usai lebaran Idul Adha ini dengan seorang perempuan asal Kelurahan Parit Lalang, Kota Pangkalpinang.
"Tolong pak (Polisi--red) jangan sampai kabar aku tertangkap sampai ke calon istri aku, aku malu," ujar Amin.
Amin ternyata sudah empat kali masuk penjara dan ini untuk kelima kalinya ia harus merasakan dinginnya hawa penjara.
"Duo kali (dua kali--red) kasus bebala (berkelahi--red) itu di Palembang, kalau di Pangkalpinang berkelahi sama percobaan pencurian," kata Amin.
ADVERTISEMENT
Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa satu unit HP Oppo A53 warna hitam, satu helai baju kaos tangan panjang warna cokelat, satu celana jeans panjang warna hitam dan topi warna merah yang bertuliskan Marvels.
Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra, saat dihubungi membenarkan penangkapan terhadap Amin.
"Benar sudah diamankan, anggota saya awalnya menerima informasi keberadaan pelaku , selanjutnya Tim Buser Naga melakukan pengintaian dan langsung ditangkap untuk diproses hukum selanjutnya," tukas AKP Adi Putra.