News
·
4 Agustus 2021 16:02
·
waktu baca 2 menit

Langgar PPKM, Sebuah Tempat Hiburan Malam di Pangkalpinang Dirazia Polisi

Konten ini diproduksi oleh Babel Hits
Langgar PPKM, Sebuah Tempat Hiburan Malam di Pangkalpinang Dirazia Polisi (617860)
searchPerbesar
Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Andri Eko Setiawan.
Sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pangkalpinang, yakni Insanity KTV & Lounge di kawasan Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Rabu (4/8/2021) dinihari dirazia aparat Polres Pangkalpinang.
ADVERTISEMENT
Razia dipimpin Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Andri Eko Setiawan, Kasat Reskrim AKP Adi Putra dan Kapolsek Bukit Intan AKP Hary Kartono.
Kedatangan sejumlah polisi secara tiba-tiba ini mengejutkan para pengunjung, irama remix memekakan telinga langsung senyap saat anggota mulai memasuki ruangan hall klub malam ini.
Satu persatu baik pengunjung dan pekerja Insanity KTV&Lounge diperiksa identitas dan barang bawaannya. Sejumlah pengunjung kedapatan tidak membawa identitas dan langsung dibawa ke Mapolres Pangkalpinang untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan.
Kabag Ops Polres Pangkalpinang, AKP Andri Eko Setiawan menjelaskan kegiatan ini merupakan atensi pimpinan, selama masa pendemi COVID-19 ini disinyalir THM tersebut masih buka.
"Kita ketahui bersama dalam kebijakan pemerintah yang diatur dalam Inmendagri dan SK Gubernur sudah jelas mengatur untuk PPKM Level 3 dan Level 4 semua THM harus tutup atau wajib tutup," tegas Kabag Ops, Rabu (4/8/2021)
ADVERTISEMENT
Dijelaskan Kabag Ops, hasil dari kegiatan di lapangan ditemukan THM Insanity yang masih beroperasi, sehingga pihaknya akan memeriksa manager, karyawan dan pengunjung.
"Ada delapan orang tidak membawa identitas juga kami meminta keterangan terkait masih beroperasinya kegiatan di THM tersebut," kata Kabag Ops.
AKP Andri Eko Setiawan menambahkan dalam melakukan tindakan penertiban THM yang membandel pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan steakholder terkait.
"Dengan instansi terkait kami tetap melakukan koordinasi, karena ini kebijakannya sudah jelas dan merupakan atensi pimpinan," tukas Kabag Ops.(*)