Amankah Susu UHT untuk Campuran MPASI si Kecil?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Halo Moms, saya mau berbagi cerita nih, mengenai susu UHT. Pasti di sini banyak juga yang memberikan susu UHT kepada si Kecil sebagai susu tambahan setelah ASI atau dicampur ke dalam menu MPASI si Kecil.
Lalu amankah susu UHT bila dicampur ke dalam menu MPASI si Kecil?
Saya sendiri sudah mulai mencampurkan susu UHT ke dalam menu MPASI, di saat si Kecil sudah berusia 12 bulan (1 tahun). Susu UHT yang saya gunakan adalah yang plain atau tawar di mana tidak ada kandungan pemanis di dalamnya. Karena asupan anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya tidak mengandung gula.
Sekarang usia si Kecil sudah memasuki 23 bulan, hampir 2 tahun. Selain dicampurkan ke menu MPASI. Saya juga sudah mulai memberikan susu UHT untuk diminum langsung. Yang kemasan ultra mimi, 1 atau 2 kali dalam sehari. Si Kecil paling suka dengan rasa coklat.
Susu UHT adalah istilah industri untuk susu yang aman disimpan tanpa lemari pendingin. UHT merupakan singkatan dari Ultra High Temperature. Di pasaran banyak beredar berbagai brand susu UHT, dan kebanyakan sudah mencantumkan di label kemasannya untuk dikonsumsi untuk usia 2 s.d 6 tahun. Untuk mendukung pemberian ASI sampai usia 2 tahun. Jadi jawabannya aman ya Moms, hal ini sudah saya tanyakan juga ke dokter anak si Kecil (DSA).
Jadi yang perlu diperhatikan sebelum pemberian susu UHT kepada si Kecil, yaitu:
- Si Kecil sudah berusia 12 bulan (1 tahun).
- Untuk campuran MPASI gunakan susu UHT dengan rasa plain (tidak mengandung pemanis).
- Perhatikan kandungan atau komposisi yang terkandung dalam susu UHT. Karena setiap anak kondisi dan kebutuhannya berbeda.
- Jangan memberikan lebih dari 3 gelas susu dalam sehari jika akan diminum langsung, karena anak tidak memiliki ruang di perutnya untuk makanan lain yang dibutuhkannya untuk tumbuh sehat. Karena ini sifatnya hanya sebagai tambahan bukan utama.
- Setelah dikonsumsi oleh si Kecil, perhatikan apakah aman bagi perut atau pencernaannya. Misalnya tidak mengalami muntah, atau diare. Karena banyaknya merk yang beredar. Jadi jangan asal pilih ya Moms atau tergoda karena lihat iklan.
Memberikan susu tambahan bisa menjadi pertimbangan penting bagi para orangtua. Namun penting juga untuk memilih susu yang terbaik dan paling bergizi untuk anak kita.
Semoga bermanfaat.
By: Rika Angraini
Copyright by Babyologist
