Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
BAB Bayi Berlendir? Waspada Disentri!
7 Juni 2018 11:00 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:08 WIB
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Benarkah BAB Bayi Berlendir Merupakan Gejala Disentri?
Meskipun BAB berlendir adalah salah satu gejala dari munculnya penyakit disentri, namun Anda harus mengetahui lebih jauh terkait gejala lainnya yang menyertai kondisi tersebut. Gejala lainnya dari penyakit disentri selain BAB berlendir yaitu ketika buah hati Anda mengalami diare yang disertai dengan keluarnya darah dan rasa nyeri yang sangat parah.
ADVERTISEMENT
Lalu bagaimana kalau BAB hanya berlendir?
Jika dalam fases yang dikeluarkan Si Kecil hanya berlendir tanpa disertai keluarnya darah, kemungkinan besar kondisi ini hanya diakibatkan oleh adanya gangguan pada enzim atau bahkan kondisi tersebut hanyalah cairan yang dikeluarkan oleh tubuh guna melunakkan fases agar tidak keras, sehingga tidak melukai dinding bagian saluran cerna. Dengan begitu, Mom tidak perlu khawatir. Namun meskipun demikian, Anda tetap disarankan untuk membawa buah hati Anda ke dokter guna mengetahui kondisi kesehatan Si Kecil lebih lanjut.
Disentri
Disentri sendiri merupakan kondisi infeksi yang menyerang bagian usus, terutama bagian usus besar yang bisa menyebabkan anak terkena diare yang cukup parah dan kondisi ini bisa menyebabkan keluarnya lendir dan juga darah pada fases yang keluar. Umumnya penyakit ini bisa menyebar melalui tangan yang kotor, makanan atau bahkan air yang sudah terkontaminasi. Umumnya hal ini bisa terjadi pada lingkungan tempat tinggal yang tidak terawat atau tidak bersih.
ADVERTISEMENT
Penyebab Disentri
Penyebab utama dari penyakit disentri adalah terjaidnya infeksi bakteri dan juga amoeba. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri ini umumnya dikenal dengan sebutan basiler. Dan bakteri yang menyebabkan penyakit tersebut adalah Shigella, di mana bakteri ini merupakan salah satu jenis bakteri yang bisa menyebabkan munculnya penyakit disentri pada anak atau bayi.
Sementara infeksi yang mana disebabkan oleh amoeba ini lebih di kenal dengan sebutan disentri amoeba. Yang mana kondisi ini disebabkan oleh munculnya sanitasi yang sangat buruk, dan memang umumnya ditemukan di beberapa daerah tropis, salah staunya adalah negara Indonesia.
Bagaimana agar Si Kecil tidak terkena disentri?
Agar buah hati Anda tidak terpapar jenis penyakit ini, maka Mom dianjurkan untuk melakukan beberapa pencegahan munculnya penyakit tersebut. Bagaimana caranya? Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu menjaga kebersihan buah hati Anda dan juga lingkungan sekitarnya. Ada baiknya pula Anda mencuci tangan sebelum memegang anak.
ADVERTISEMENT
Bagi anak-anak yang usianya lebih besar, Mom bisa mengajarkannya untuk mencuci tangan setelah selesai bermain dan juga sebelum ia makan. Anda juga bisa mencegah Si Kecil untuk mengonsumsi makanan yang tidak higienis.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor.