Pencarian populer

Cegah Kolik dan Bingung Puting dengan Botol Susu yang Tepat

Hai Moms! Kali ini Mommy Arkananta mau membagikan cerita pengalaman kakak Arka menggunakan dot anti kolik. Pada saat kakak Arka lahir, ASI saya baru keluar di hari ke-4. Pada hari ke-2 kakak Arka sama sekali tidak buang air kecil dan diindikasi dehidrasi karena tidak mendapatkan asupan ASI. Maka dari itu saya pun harus bertindak cepat memberikan sufor agar dehidrasinya tidak semakin parah.

Metode pemberian sufor yaitu dengan dot. Namun saya tidak memberikan sembarang dot karena saat hamil saya pernah membaca beberapa artikel parenting tentang kolik pada bayi . Jadi, untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya kolik pada bayi, saya betul-betul harus memastikan kalau saya tidak salah memberi botol.

Lalu apa itu kolik?

Kolik adalah gejala normal yang terjadi pada bayi di bawah 5 bulan. Walaupun saat ini penyebab kolik masih belum dapat dipastikan secara jelas, tetapi hal ini erat kaitannya dengan proses pencernaan bayi yang belum sempurna dan produksi gas berlebih. Inilah yang menyebabkan perut bayi kembung.

Kolik ditandai dengan tangisan bayi secara terus menerus selama 3 jam selama sehari dan ini terjadi setidaknya 3 kali dalam seminggu dan terus berulang minimal selama 3 minggu. Bayi yang mengalami kolik biasanya akan menangis dengan posisi lutut diangkat ke arah perut, melengkungkan punggung, tangan mengepal, dan muka memerah. Hal inilah yang membuat orang tua, khususnya new Mom merasa sangat khawatir dan kebingungan untuk mengatasi hal ini.

Maka dari itu saya menggunakan botol susu anti kolik pada kakak Arka saat memberikan sufor di awal kelahirannya. Penggunaan dot hanya sementara karena setelah ASI saya keluar, saya memberikan ASI eksklusif. Saya merasa kalau peranan botol susu anti kolik sangat membantu saya untuk meminimalisasi dampak perut kembung pada kakak Arka. Apalagi saat bepergian, saya bisa memompa ASI dan menggunakan media dot tersebut sebagai media pemberian ASI.

Dot merek apa yang menjadi pilihan saya?

Sebenarnya berbagai merek botol susu anti kolik banyak sekali dijual di pasaran. Namun saya menjatuhkan pilihan pada botol Tommee Tippee Combat Colic. Botol ini memiliki keunggulan bentuk yang wide neck sehingga meminimalisasi bingung puting pada bayi. Selain itu, ventilasi di dalamnya menjaga agar bayi tidak menelan terlalu banyak udara saat menyusu apalagi saat perlekatan tidak sempurna. Hal inilah yang membedakan botol susu anti kolik dengan botol susu biasa. Selain itu ventilasi tersebut memiliki sensor panas yang bisa berubah warna jika air yang diseduh ke dalam dot terlalu panas. Namun kelemahan produk ini menurut saya adalah adalah ukurannya yang cenderung bulky sehingga kurang travel friendly.

Jika kolik terjadi secara terus menurus tanpa jeda dan diiringi dengan gejala demam tinggi dan muntah, segara konsultasi dengan DSA masing-masing ya Moms.

Semoga bermanfaat.

By: Nazmi Gifari 

Copyright by Babyologist

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.53