kumparan
17 Apr 2019 20:28 WIB

Review Micro Trike by Mom Reza

Lagi hamil trimester dua, kakak tambah berat banget (Alhamdulillah), mama jadinya gak kuat gendong kakak lama-lama, stroller pun terasa berat dan susah didorongnya (mama gak bisa, tapi papa masih bisa dorongnya). Tapi mama sering-sering suka keluar jalan-jalan sama kakak, solusinya gimana dong?
ADVERTISEMENT
Kalau minta kakak jalan terus juga kasian, dan kakak kalau sudah capek langsung duduk, entah itu di jalan mal, di trotoar atau jalan raya. Pake i-Angel pun sebetulnya bisa sih, tapi ya itu, capek mama, apalagi perut udah mulai maju, sakit kalau ketekan i-Angel terus-menerus.
Untuk mengatasinya, saya menggunakan Mikro Trike!
Tapi ada plus minusnya yaa pastinya, dan Mikro Trike ini pengendalinya orangtua atau yang mendorong.

Minusnya dulu yuk kita bahas:

  1. Micro Trike ini hanya bisa dipakai maksimal 2 jam-an menurutku, karena kalau naik ini terus apalagi saat jalan-jalan atau nemenin mama shopping, kakak pasti capek dan bosen kan, karena dia posisi duduk kayak di sepeda, kalau capek dan ngantuk, kakak gak bisa tidur di sini.
  2. Micro Trike ini kayak sepeda tapi bukan sepeda. Artinya dia duduk kayak di sepeda, tapi tanpa pedal, yang mengendalikan full adalah orang yang mendorong dari belakang. Tidak ada sandaran pula, jadi pasti capek kalau duduk lama-lama ya.
  3. Prefer digunakan di indoor seperti di mal, atau kalau outdoor pun, jalanannya harus mulus dan rata. Sedikit lobang atau batu-batuan gak bisa ya, karena harus seimbang, rodanya cuma ada 3. Jadi waktu kita dorong anak yang duduk di Micro Trike ini, harus tetep fokus dan hati-hati.
  4. Menurutku, bukan baby producys yang everlasting ya, alias bukan investasi jangka panjang. Tapi lumayan lah ya, dipakai dari anak udah duduk tegak, gak goyang-goyang, stabil, rata-rata usia di atas 18 bulan hingga anak berat badan maksimalnya 20 Kg.
  5. Tentang aman atau kurang aman, ini relatif sih ya. Sebetulnya udah cukup aman, apalagi Micro Trike yang kakak pakai ini yang tipe Micro Trike Deluxe Gold, ada sabuk pengamannya, dan sabuknya kuat lho. Makanya yang naik harus udah bisa duduk tegap, stabil, gak goyang-goyang, dan bisa pegangan dengan erat di handle-nya. 
ADVERTISEMENT
Walaupun begitu, mama terbantu dengan adanya Micro Trike ini. Bisa jalan-jalan pagi keliling perumahan, ke mal bentar, car free day, dan lain-lain, tanpa harus gendong kakak lama-lama. Bener lho, hamil gini gendong kakak yang berat badannya 11 Kg berat. 

Plusnya? Banyak juga!

  1. Praktis banget, dilipat gampang, lumayan gak ngabisin tempat, dan enteng banget, cuma 1,9 Kg.
  2. Ada pijakan kakinya, dan pijakan ini serta handle-nya bisa di-adjust atau naik turun.
  3. Enteng Micro Trikenya, enteng juga dorongnya, setir dan manuvernya gampang. Dorong 1 tangan pun bisa.
  4. Kualitas bahannya atau besinya bagus, kuat dan kokoh.
  5. Cabin size? Belum tahu, belum coba.
Semoga bermanfaat.
By: Reza Zattira
Copyright by Babyologist
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan