kumparan
24 April 2019 21:41

2564 Peserta Ikuti CAT CPNS di Sorong Selatan

WhatsApp Image 2019-04-24 at 21.24.19.jpeg
Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli membuka secara resmi pembukaan tes CPNS. Foto:Adita/balleo-kumparan
Bupati Samsudin Anggiluli dalam arahannya menyampaikan, pemerintah terus berupaya untuk melakukan perbaikan terhadap sistem perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Maka itu sejak tahun 2014 lalu diberlakukan sistem CAT, dalam rangka memilih orang-orang yang benar memiliki kemampuan dan berintegritas.
ADVERTISEMENT
Lewat sistem CAT ini pula, maka penentuan kelulusan ini bukan lagi ditentukan oleh kepala daerah atau pejabat daerah lainnya. Tetapi benar-benar merupakan hasil jeri payah para pencaker sendiri lewat ujian sistem CAT yang diikuti. Ditambah lagi, mekanisme pelaksanaan tes ini dihadiri langsung oleh tim Panitia Seleksi Nasional. Dengan demikian tidak ada ikut campur pihak pemerintah daerah dalam menentukan kelulusan.
WhatsApp Image 2019-04-24 at 21.24.02.jpeg
Peserta Tes CPNS di Sorong Selatan. Foto;Edita/balleo-kumparan
"Kalau pada penerimaan PNS tahun-tahun sebelum, hasilnya dikembalikan kepada daerah. Jadi bisa saja ada kepala suku yang telpon supaya bisa loloskan anaknya. Tetapi sekarang sudah tidak bisa. Jadi nanti sebanyak 468 orang formasi kita yang diterima, itu benar-benar orang pilihan yang lulus karena hasil nilainya terbaik," ungkapnya didamping Wakil Bupati Drs. Martinus Salamuk.
ADVERTISEMENT
Sementara Andi Patonangi, SH mewakili Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan tes penerimaan CPNS Formasi 2018 yang baru terlaksana saat ini, merupakan perjuangan Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat. Karena perjuangan itu pula, maka pelaksanaan tes CPNS di Papua dan Papua Barat ada sedikit berbeda dengan daerah lain di Indonesia.
WhatsApp Image 2019-04-24 at 21.23.10.jpeg
Apel pembukaan CAT CPNS di Sorong Selatan. Foto:Edita/balleo-kumparan
"Kalau daerah lain di Indonesia sistem penentuan kelulusan menggunakan passing grade. Tetapi kita di Papua dan Papua Barat menggunakan sistem perengkingan. Maka itu saudara-saudara pencaker perlu bersyukur. Siapa yang nilai tertinggi sesuai formasi yang ditetapkan maka dia yang akan lulus," tuturnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan