News
·
21 September 2020 11:11

Angka Kasus Capai 642, Kota Sorong Jadi Wilayah Tertinggi Corona di Papua Barat

Konten ini diproduksi oleh Balleo News
Angka Kasus Capai 642, Kota Sorong Jadi Wilayah Tertinggi Corona di Papua Barat (10344)
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Sorong, Ruddy R. Lakku, foto : Yanti
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, kembali menerima hasil pemeriksaan 135 sampel dari Laboratorium Makassar. Di mana terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 32 orang.
ADVERTISEMENT
"Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel yang kami terima dari laboratorium Makassar, terdapat penambahan 32 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Sehingga jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Sorong kini naik menjadi 642 kasus," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku, saat memberikan keterangan pers, Senin (21/9).
Selain ada penambahan kasus, lanjutnya, di Kota Sorong juga terdapat penambahan pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 sebanyak 3 orang. Sehingga total pasien yang sembuh naik menjadi 417 orang.
"Kota Sorong masih merupakan zona merah penyebaran COVID-19. Sampai saat ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Sorong adalah tertinggi di Papua Barat," bebernya.
Angka Kasus Capai 642, Kota Sorong Jadi Wilayah Tertinggi Corona di Papua Barat (10345)
Update Corona Kota Sorong, Senin (21/9), foto : Yanti
Berdasarkan update terbaru penyebaran COVID-19 Kota Sorong, sambung Ruddy, jumlah orang yang melakukan kontak erat sebanyak 3.433, yang sudah menjalani proses karantina sebanyak 63 orang dan discharded sebanyak 3.370 orang.
ADVERTISEMENT
Kemudian suspect sebanyak 540 orang, yang sudah menjalani proses karantina 56 orang, yang sedang dirawat 10 orang, dan discharded 474 orang. "Selanjutnya probable 5 orang, hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif 642 orang dan negatif 2723. Sementara yang sembuh naik menjadi 417 orang. Meninggal dunia RT-PCR (+) 13 orang, RT-PCR (-) 4 orang dan probable suspek 5 orang," tandasnya.
Dengan adanya penambahan kasus positif baru di Kota Sorong dan telah terjadi transmisi lokal, menurut Ruddy, menandakan virus COVID-19 masih ada di antara warga Kota Sorong. Oleh karena itu, seluruh masyarakat kembali diimbau untuk tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karena untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Sorong, merupakan tanggung jawab semua pihak.
ADVERTISEMENT