News
·
14 Januari 2021 19:23

Babinsa Ikut Terlibat Berikan Edukasi Pada Masyarakat Tentang Vaksin COVID-19

Konten ini diproduksi oleh Balleo News
Babinsa Ikut Terlibat Berikan Edukasi Pada Masyarakat Tentang Vaksin COVID-19 (435380)
Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri, foto : Istimewa
Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri menyatakan, para babinsa yang ada di jajaran Korem 181/PVT akan ikut terlibat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Vaksin COVID-19.
ADVERTISEMENT
"Sejak Pemerintah menyampaikan adanya pandemi COVID-19 di Indonesia dan dengan telah membentuk tim satgas percepatan dan penanganan, kita TNI juga adalah bagian dari itu. Dimana kita juga dilibatkan dalam pendisiplinan masyarakat, agar wabah ini tidak tersebar luas," ungkap Danrem 181/PVZ, Kamis (14/1).
Menurut Indra, saat ini di Indonesia termasuk Papua Barat dan Kota Sorong khususnya, sudah memasuki tahap pemberian vaksinasi. Sebagai TNI, katanya, maka pihaknya mempunyai kewajiban dalam tugas yaitu untuk menjaga keselamatan Bangsa dan Negara, baik dari ancaman berupa militer dan non militer.
"Wabah penyakit adalah ancaman dari non militer, itu adalah bagian dari tugas kita juga. Oleh sebab itu, melalui para babinsa akan ikut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait vaksin COVID-19. Kita ketahui bersama bahwa ada masyarakat yang masih ragu, karena belum adanya pemahaman yang sampai kepada mereka secara baik dan benar. Makanya itu menjadi tugas kita bersama dengan stakeholder terkait, untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Para babinsa, sambung Danrem, akan memberikan pendampingan kepada masyarakat dengan memberikan informasi bahwa vaksin COVID-19 aman, sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan takut lagi.
“Babinsa-babinsa kita akan memberikan pendampingan kepada masyarakat dan memberikan pemahaman bahwa vaksin ini aman. Yakinlah bahwa Negara dan Pemerintah tidak akan menyengsarakan rakyatnya. Tujuan dari vaksinasi ini adalah untuk membentuk kekebalan kelompok, dimana kekebalan kelompok itu sendiri dimulai dari kekebalan Individu. Sangatlah disayangkan kalau kita tidak mau di vaksinasi," bebernya.
Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri berharap kepada warga yang tidak mau di vaksin, agar jangan memprovokasi masyarakat yang lainnya. "Mari kita sama-sama dukung program dari pemerintah. Vaksin ini bukan obat, tetapi untuk membentuk imunitas kita. Saya harap kita tetap melaksanakan 3M, karena tidak ada obat yang paling manjur kecuali melaksanakan protokoler kesehatan, yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan," tandasnya.
ADVERTISEMENT