News
·
18 September 2020 14:57

Bertambah 31, Total Positif COVID-19 di Kota Sorong Kini 583 Kasus

Konten ini diproduksi oleh Balleo News
Bertambah 31, Total Positif COVID-19 di Kota Sorong Kini 583 Kasus (27126)
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Sorong Ruddy R. Lakku, foto : Yanti
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, telah menerima hasil pemeriksaan 121 sampel dari Laboratorium Makassar. Dimana dari 121 sampel tersebut, 31 orang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.
ADVERTISEMENT
"Kami telah menerima hasil pemeriksaan 121 sampel dari laboratorium Makassar. Dimana dari 121 sampel tersebut, 31 orang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Sehingga jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Sorong kini naik menjadi 583 kasus," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku, saat memberikan keterangan pers, Jumat (17/9).
Selain ada penambahan kasus, lanjutnya, di Kota Sorong juga terdapat penambahan pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia di Rumah Sakit Sele Be Solu. Yang meninggal dunia adalah pasien dengan identitas nomor 583, jenis kelamin perempuan usia 64 tahun dan alamat di Kelurahan Klaligi.
Bertambah 31, Total Positif COVID-19 di Kota Sorong Kini 583 Kasus (27127)
Update penyebaran COVID-19 Kota Sorong, Jumat (18/9), foto : Yanti
Berdasarkan update terbaru penyebaran COVID-19 Kota Sorong, sambung Ruddy, jumlah orang yang melakukan kontak erat sebanyak 3420, yang sudah menjalani proses karantina sebanyak 63 orang dan discharded sebanyak 3357 orang.
ADVERTISEMENT
Kemudian suspect sebanyak 532 orang, yang sudah menjalani proses karantina 55 orang, yang sedang dirawat 10 orang dan discharded 467 orang. "Selanjutnya probable 5 orang, hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif 583 orang dan negatif 2602. Sementara yang sembuh naik menjadi 320 orang. Meninggal dunia RT-PCR (+) 13 orang, RT-PCR (-) 4 orang dan probable suspek 5 orang," tandasnya.
Dengan adanya penambahan kasus positif baru di Kota Sorong dan telah terjadi transmisi lokal, menurut Jubir, menandakan virus COVID-19 masih ada diantara warga Kota Sorong. Oleh karena itu, seluruh masyarakat kembali diimbau untuk tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karena untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Sorong, merupakan tanggung jawab semua pihak.
ADVERTISEMENT