Pencarian populer

Kawasan Bandara Lembata Jadi TPA Sampah Medis

Tumpukan sampah di Bandara Wunopito, Lembata. Foto:Alvian Beraf/balleo-kumparan

Kawasan Timur Bandara Wunopito Lembata, Provinsi NTT diduga selama ini menjadi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah medis. Hal itu terungkap setelah Tim Trash Hero Capter Lembata menemukan ratusan kilogram sampah medis, di Kawasan Bandara Wunopito Lewoleba,Sabtu (18/5).

Ratusan kilogram sampah medis itu, ditemukan saat Tim Trash Hero Capter Lembata melakukan Clean Up ke-10 di lokasi tersebut.

"Sampah medis ini yang pertama kali kita temukan. Sampahnya dibuang sembarang dekat kawasan Bandara Lembata,"Kata Ketua Trash Hero Chapter Lembata, Maria Theresia Willybrorda Liwu, Sabtu (18/5).

Sampah medis yang diduga berasal dari Rumah Sakit, Klinik, Rumah Praktek dan fasilitas pelayanan kesehatan itu beraneka ragam.

Di antaranya; Pertama: sampah medis berupa Botol infus yang masih berisi cairan, obat-obat cair, urine bag yang terisi penuh sebanyak satu (1) karung seberat 10 Kg. Kedua: Pampers atau sampah campuran sebanyak

175 Kg dan menjadi sampah yang mendominasi. Ketiga: Sampah plastick dan kaleng bekas, botol kaca, sebanyak 225 Kg. Sampah medis tersebut, berhamburan di lokasi sebelah timur pintu keluar bandara.

Willybrorda atau Wilda Liwu mengatakan, informasi terkait temuan sampah medis itu, mulanya diperoleh dari salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari arah timur, pintu keluar bandara.

Atas informasi itu, Tim Trash Hero memutuskan untuk melakukan Clean Up di lokasi tersebut.

"Sebelum Clean Up, Kita menemui Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata, untuk meminta bantuan armada pengangkut sampah. Kita diberikan satu (1) unit Dump truck dan satu (1) unit motor 3 roda," kata Wilda.

Tim Trash Hero Capter Lembata. Foto: Alvian Lamaberaf/balleo-kumparan

Pantauan media ini pada Sabtu (18/5), sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi pembuangan sampah medis, tampak antusias. Mereka bersama petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Tim Trash Hero, bergotong royong melakukan Clean Up sampah medis.

Wilda berharap, ke depannya masyarakat Lembata, khusunya di Kota Lewoleba semakin peka, sadar dan peduli untuk tidak lagi membuang sampah sembarang tempat.

"Mari kita lebih peka dan peduli untuk tidak lagi membuang sampah sembarang tempat. Apalagi di lokasi samping pintu Bandara ini," tegas Wilda.

Lanjutnya, untuk menekan lajunya produksi sampah di tumah tangga dan lokasi usaha lainnya, diharapkan agar bisa memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Misalnya memilah sampah organik dan non organik.

"Kalau bak sampah di lingkungan kita tidak ada, kita bisa langsung menuju TPA di belakang Panti Asuhan sosial Lewoleba untuk membuang sampah," katanya.

Wilda mengimbau, untuk menjaga sampah agar tidak dibuang sembarang tempat, harus disiapkan karung sampah.

"Setelah sampah dibuang dalam karung, Kita hubungi Dinas Lingkungan Hidup. Agar petugas kebersihan bisa mengambil sampah-sampah yg sudah terkumpul. Ingat sampah medis yang dibuang sembarang ini, sangat mengganggu dan merupakan kategori B3. Diharapkan perhatian kita sekalian terlebih pelaku usaha di bidang kesehatan untuk lebih peka," pungkas Wilda.

Pewarta: Alvian Lamaberaf

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Selasa,21/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22