kumparan
KONTEN PUBLISHER
12 Juni 2019 22:50

Keterwakilan OAP Minim di Parlemen,Lambert Jitmau: Timsel Tidak Cerdas

WhatsApp Image 2019-06-12 at 19.50.58.jpeg
Anggota DPRD Kota Sorong saat menghadiri Rapat Paripurna belum lama ini. Foto: ana/balleo-kumparan
Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau menyatakan, Tim Seleksi yang melakukan perekrutan calon anggota KPU dan Bawaslu, tidak cerdas. Hal itu telah berdampak pada hasil pemilu 17 April lalu.
ADVERTISEMENT
Di mana, berdasarkan hasil penghitungan suara KPU, bahwa dari 30 kursi yang diperebutkan keterwakilan Orang Asli Papua (OAP) di DPRD Kota Sorong, hanya 5 orang saja. Ini sebuah ironi.
WhatsApp Image 2019-06-12 at 19.51.30.jpeg
Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau. Foto : Ana/balleo-kumparan
“Tim seleksi ini tidak mampu memberikan kontribusi untuk menghadirkan keterwakilan orang asli Papua di dewan. Buktinya, dari 30 anggota legislatif hanya 5 orang asli Papua yang terpilih," ujar Lambert Jitmau, Rabu (12/6).
Lambert Jitmau menambahkan, selain ketidakcerdasan tim seleksi yang merekrut anggota KPU maupun Bawaslu. Semangat persatuan antarasesama orang asli Papua sendiri masih rapuh.
“Orang Papua makan orang Papua, akhirnya orang Papua juga yang menangis. Dalam pemilihan legislatif 2019 saja, OAP kalah bersaing melawan non Papua dalam memperebutkan kursi di DPRD kota Sorong,” tutup Lambert Jitmau.
ADVERTISEMENT
Pewarta : Ana
Editor: Abdul R.F
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan