News
·
21 Februari 2021 17:29

Letakan Batu Pertama Gedung Gereja, Bupati: Bangun Gereja Bangun Harga Diri

Konten ini diproduksi oleh Balleo News
Letakan Batu Pertama Gedung Gereja, Bupati: Bangun Gereja Bangun Harga Diri (47184)
Bupati Maybrat, Bernard Sagrim saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja Jemaat Pengharapan Roma-Tolak
Bupati Maybrat Bernard Sagrim melakukan peletakan batu pertama gedung gereja baru jemaat pengharapan Roma-Tolak Bakal Klasis Aitinyo Kabupaten Maybrat, Minggu (21/2).
ADVERTISEMENT
"Bangun gereja ini sama dengan bangun harga diri. Sehingga perlu melakukan pelayanan baik terhadap jemaat, dan juga begitu sebaliknya, usai bangun gereja harus rajin ke gereja," ujar Bupati dalam sambutannya.
Bernard juga mengharapkan membangun suatu gereja harus sesuai dengan kapasitas jemaat yang ada. "Jangan ikut bersaing dengan gereja yang ada di daerah lain. Pola pikir ini harus kita rubah. Bangun gereja harus sesuaikan dengan jumlah jemaat yang ada," harap bupati.
Letakan Batu Pertama Gedung Gereja, Bupati: Bangun Gereja Bangun Harga Diri (47185)
, Bernard Sagrim peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja Jemaat Pengharapan Roma-Tolak
Ia mengungkapkan bahwa dalam proses pembangunan gedung gereja baru di jemaat pengharapan Roma-Tolak, Pihaknya menyumbangkan Rp 350 juta sebagai modal dasar dalam pembangunan. "Untuk dana Kampung juga harus dipotong untuk membantu proses pembangunan gerejanya. Tergantung kebutuhan, daripada dipakai untuk kebutuhan yang lain lebih bagus fokus dulu ke pembangunan gereja," jelas bupati.
ADVERTISEMENT
Sementara itu ketua panitia pembangunan, Yosias Waymbewer menambahkan bahwa target pembangunan apabila didukung dengan dana, tahun 2022 sudah bisa diresmikan untuk menjawab kebutuhan jemaat di dua kampung yakni Kampung Roma dan Kampung Tolak.
Letakan Batu Pertama Gedung Gereja, Bupati: Bangun Gereja Bangun Harga Diri (47186)
Peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja jemaat pengharapan Roma-Tolak
"Dalam RAP, pembangunann gereja ini membutuhkan dananya Rp 3 miliar lebih, sehingga dengan harapan melalui pergumulan dalam jemaat dan sumbangan dari pihak lainya, proses pembangunan akan selesai sesuai dengan target yang ada," ujarnya.
Dikatakanya jemaat berinisiatif membangun gereja tersebut agar dapat memberikan pelayanan jemaat yang baik di dua kampung tersebut.